Pakar Tiongkok: Perlawanan Bangkit dari Maktab Jenderal Soleimani Tidak Akan Berhenti
-
Jenderal Qassem Soleimani
Pars Today - Kepala China Media Group di Tehran menekankan, "Jalan perlawanan yang dibentuk dengan peran Syahid Jenderal Qassem Soleimani telah mencapai tahap saat ini yang tidak dapat dikendalikan oleh tekanan dan ancaman dan akan terus maju.
Li Jianan, Kepala China Media Group di Tehran mengatakan dalam sebuah wawancara, "Pada 3 Januari 2020, pemerintahan Trump sengaja meneror Jenderal Qassem Soleimani dengan melakukan serangan udara di Bandara Internasional Baghdad, dan menunjukkan manifestasi berdarah dari kebijakan hegemoni regionalnya.
Menurut IRNA, Li menyatakan bahwa teror Syahid Soleimani adalah pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan menekankan, "Jenderal Soleimani berkomitmen untuk menghadapi kelompok ekstremis dan menjaga stabilitas regional selama hidupnya dan memberikan kontribusi khusus untuk mengekang penyebaran terorisme. Namun ia menjadi sasaran teror karena mencegah perluasan hegemoni Amerika di Asia Barat."
Pakar Tiongkok ini menekankan bahwa Amerika Serikat telah menjalankan kebijakan intervensionis di Asia Barat selama bertahun-tahun, menyalahgunakan slogan "demokrasi," dan telah menyebabkan perpecahan dan ketidakstabilan di kawasan tersebut.
Menurut Li, dengan mengganggu situasi di kawasan, Amerika Serikat dan Israel telah menyebabkan berlanjutnya perang di negara-negara seperti Lebanon dan Yaman dan menyebabkan jutaan orang mengungsi. Pendekatan unilateral dan kebijakan berbasis kekuatan ini telah dikecam secara luas oleh negara-negara regional dan komunitas internasional.
Pakar Tiongkok ini juga menunjuk pada serangan rezim Zionis dan Amerika Serikat di tanah Iran dan menyatakan, "Tindakan ini sekali lagi mengungkapkan sifat hegemonik mereka dan pengabaian terhadap kedaulatan negara dan stabilitas kawasan, tetapi tekanan dan penindasan tidak pernah menghancurkan tekad untuk melawan."
Li mencatat, "Jalan perlawanan bagi Iran tidak pernah berhenti, dan di masa depan, Iran akan terus mendukung cita-cita keadilan, terutama dalam mendukung dan menjunjung tinggi hak-hak rakyat Palestina. Benih perlawanan yang ditanam oleh Jenderal Soleimani kini telah berakar dan berbuah."(sl)