Trump Pecat Jaksa Federal Anti-Korupsi New York City
https://parstoday.ir/id/news/world-i34316-trump_pecat_jaksa_federal_anti_korupsi_new_york_city
Seorang jaksa federal AS terkemuka di New York City dipecat oleh pemerintahan Presiden Donald Trump setelah menolak mengundurkan diri sebagaimana diimbau oleh Jaksa Agung, Jeff Sessions, yang menuntut semua pengacara federal era pemerintahan Obama untuk mengundurkan diri.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Mar 12, 2017 14:00 Asia/Jakarta
  • Preet Bharara
    Preet Bharara

Seorang jaksa federal AS terkemuka di New York City dipecat oleh pemerintahan Presiden Donald Trump setelah menolak mengundurkan diri sebagaimana diimbau oleh Jaksa Agung, Jeff Sessions, yang menuntut semua pengacara federal era pemerintahan Obama untuk mengundurkan diri.

Preet Bharara, seorang jaksa Federal Manhattan yang terkenal karena kampanye anti korupsi-publik, mengumumkan pada Sabtu (11/3/2017) bahwa ia dipecat oleh Trump, yang bulan lalu mendesaknya untuk mengundurkan diri.

 

"Saya tidak mengundurkan diri. Beberapa saat yang lalu saya dipecat. Menjadi Jaksa AS di SDNY (Souther District of New York) selamanya akan menjadi kehormatan terbesar dalam kehidupan profesional saya," kata Bharara dalam pesan cuitan Tweetnya.

 

Meskipun para jaksa AS umumnya diganti pada awal pemerintahan baru, keputusan memecat Bharara diambil setelah dia pada bulan November bertemu dengan Presiden terpilih Trump, yang memintanya untuk tetap menjabat sebagai jaksa federal di Manhattan dan ia menerima tawaran tersebut .

 

Sessions juga meminta Bharara untuk tetap berada di jabatannya, sebagaimana dikutip media lokal.

 

Laporan lebih lanjut menunjukkan bahwa jaksa New York itu menolak mengundurkan diri dan menantang Sessions untuk memecatnya.

 

Bharara membangun reputasi di New York setelah melawan bank-bank besar dan Wall Street. Kantornya sedang melakukan investigasi terhadap Walikota New York Bill de Blasio dan dijadwalkan akan memulai pengadilan terhadap dua sekutu dekat Gubernur Demokrat New York, Andrew Cuomo.(MZ)