Presiden Filipina Protes Sikap Provokatif Amerika di Kawasan
-
Rodrigo Duterte, Presiden Filipina
Presiden Filipina memrotes sikap-sikap provokatif Amerika di perairan Laut Cina Selatan.
Rodrigo Duterte, Presiden Filipina Kamis kemarin (23/3) menilai kapal-kapal patroli Amerika yang berada di Laut Cina Selatan justru menyulitkan seraya mengatakan, "Saya meyakini satu tembakan peluru dapat menciptakan ledakan dan sebuah perang di kawasan dan dampaknya adalah pembunuhan."
Rodrigo Duterte mengatakan, "Amerika menekan Filipina agar mengambil sikap melawan Cina tanpa adanya jaminan dukungan militer."
Presiden Filipina juga menegaskan negaranya dengan sendirinya tidak mampu mengeksplorasi kekayaan alam yang dimilikinya dan menyatakan siap berbagi sumber-sumber alamnya di Laut Cina Selatan.
Sekalipun hubungan Cina dan Filipina pasca lawatan tahun lalu Rodrigo Duterte, Presiden Filipina ke Beijing sudah membaik, tapi dua negara masih tetap berselisih soal perbatasan di Laut Cina Selatan.