Senator AS Berusaha Batalkan Sebagian Kontrak Senjata Saudi
-
Chris Murphy
Sekelompok senator Amerika Serikat berusaha membatalkan sebagian kontrak persenjataan antara negara itu dengan Arab Saudi.
Kantor berita Reuters (26/5) melaporkan, Senator Rand Paul, Chris Murphy dan Al Franken, Kamis (25/5) malam menyusun sebuah draf yang jika berhasil disahkan, maka sebagian kontrak senjata yang bernilai puluhan milyar dolar pemerintah Donald Trump dan Saudi terkait penjualan bom cerdas dan peralatan perang lain, akan dibatalkan.
Dalam keterangannya, Rand Paul mengatakan, Kongres Amerika harus memperhatikan rekam jejak dukungan Saudi atas terorisme. Kongres juga harus mengamati dengan seksama dan mengkaji catatan pelanggaran hak asasi manusia Saudi dan penggunaan taktik perang tak pasti di Yaman. Apakah penjualan senjata bernilai milyaran dolar ke negara itu dilakukan dalam kerangka kepentingan keamanan nasional Amerika atau tidak.
Seiring dengan mencuatnya ide pembatalan kontrak penjualan senjata ke Saudi, di Senat Amerika, sejumlah anggota Parlemen Amerika melayangkan surat kepada Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Parlemen menuntut pengkajian lebih mendalam terkait rencana penjualan beberapa jenis senjata ke Saudi.
Presiden Amerika, Sabtu lalu dalam kunjungannya ke Saudi, menandatangani sejumlah kontrak senilai 380 milyar dolar dan 110 milyar dolarnya mencakup penjualan senjata. (HS)