Kondisi Buruh Mesir di Qatar Tak Jelas
-
Pekerja Asing di Qatar
Pejabat Mesir mengaku khawatir atas kondisi tak jelas buruh negara ini yang berdomisili di Qatar.
Menurut laporan al-Quds al-Arabi, Nabila Makram, menteri imigrasi Mesir menyatakan, pejabat Qatar sampai saat ini belum mengambil keputusan terkait kondisi warga Mesir di negara ini dan belum ada pengumuman pembatalan kontrak kerja buruh Mesir.
Mohammad al-Iraqi, ketua minoritas Mesir di Qatar saat mereaksi pemutusan hubungan Kairo dengan Doha mengatakan, minoritas Mesir di Qatar khawatir terkait keputusan yang bakal diambil dan mengharuskan mereka meninggalkan negara ini.
Pejabat Mesir menyebut jumlah warganya di Qatar mencai 300 ribu orang.
Sebelumnya Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA) dan Mesir serentak memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar serta menangguhkan lawatan udara dan laut ke negara ini. Selain itu, mereka juga menutup perbatasan daratnya dengan Qatar.
Bahrain dan Arab Saudi menyebut pemutusan hubungan dengan Qatar karena Doha dinilai sebagai pendukung terorisme. Sementara Mesir dan Uni Emirat Arab mengikuti sikap Manama dan Riyadh serta memutus hubungan diplomatiknya dengan Doha. (MF)