Kerja sama Uni Eropa dan Mercosur
https://parstoday.ir/id/news/world-i40500-kerja_sama_uni_eropa_dan_mercosur
Wakil Uni Eropa dan negara-negara anggota pasar bersama Amerika selatan, Mercosur berunding untuk membahas masalah peningkatan kerja sama kedua pihak.
(last modified 2026-07-20T11:55:11+00:00 )
Jul 04, 2017 14:31 Asia/Jakarta

Wakil Uni Eropa dan negara-negara anggota pasar bersama Amerika selatan, Mercosur berunding untuk membahas masalah peningkatan kerja sama kedua pihak.

Anna Cecilia Malmström, komisioner Eropa urusan perdagangan dalam seminar "Perdagangan Bebas sebagai Motor Pertumbuhan" yang berlangsung di Madrid, ibu kota Spanyol menyinggung sikap Uni Eropa yang antusias untuk menjalin kontrak kerja sama berkelanjutan dengan Mercosur. Malmström optimis, perundingan dengan Mercosur akan membuahkan hasil positif hingga akhir tahun ini.

Mercosur dibentuk sebagai zona perdagangan bebas kawasan Amerika Selatan. Tujuan utamanya untuk mewujudkan solidaritas di bidang ekonomi, sosial dan politik demi mencapai sebuah model bagi kawasan Amerika Selatan.

Perundingan pertama antara Uni Eropa dan Mercosur dimulai tahun 2000. Tapi empat tahun kemudian dihentikan karena masalah politik dan ekonomi yang menimpa sejumlah negara regional, dan hingga tahun 2016 tidak dimulai pembicaraan antara kedua pihak.

Kini, perundingan kembali dibuka antara Uni Eropa dan Mercosur. Pembicaraan kedua pihak ditandai dengan kunjungan kanselir Jerman, Angela Merkel ke Argentina dan Meksiko untuk membahas penandatangan kesepakatan perdagangan bebas dengan Mercosur sebagai pasar bersama ekonomi negara-negara Amerika Latin.

Terkait hal ini, salah seorang pejabat Uni Eropa mengatakan, Setelah menandatangani kesepakatan perdagangan bebas dengan Kanada, kini Uni Eropa sedang mengejar peningkatan hubungan perdagangan dengan pihak lain, yang selama ini terhenti atau lamban, meliputi perundingan mengenai paket perdagangan bebas dengan India,  dan blok Mercosur Amerika Selatan.

Tercapainya kesepakatan dengan Mercosur sangat penting bagi Uni Eropa. Pasalnya, sejumlah negara anggota Uni Eropa selama ini menghadapi krisis ekonomi , pada saat yang sama  pertumbuhan ekonomi sejumlah negara besar seperti Perancis berada dalam kondisi yang tidak menggembirakan. Oleh karena itu, mereka berupaya meningkatkan perdagangan, investasi, dan penggunaan kebijakan bebas bea pajak antarsesama negara anggota Uni Eropa.

Di sisi lain, proses implementasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa menyebabkan negara-negara anggota Uni Eropa mengejar kepentingannya masing-masing, dan berlomba-lomba untuk meningkatkan hubungan dengan negara lain. Pasar potensial negara-negara anggota Mercosur dengan jumlah populasi mencapai 289 juta jiwa mendorong para pejabat Eropa untuk memanfaatkannya demi kepentingan mereka.

Di sisi lain, Mercosur menjadi pengimbang kekuatan bagi negara-negara Amerika Latin dan Uni Eropa dalam menghadapi kebijakan Washington. Perubahan kebijakan Washington di bawah kepemimpinan Trump memicu kekhawatiran negara-negara Amerika Latin, terutama masalah  peningkatan pajak bea masuk impor barang dari negara-negara kawasan ini ke AS akan memukul perekonomian mereka.

Menteri luar negeri Argentina mengatakan, kami mengkhawatirkan kebijakan proteksi AS, dan saat ini butuh aksi untuk menghadapinya. Hambatan terbesar saat ini relatif tidak ada, tapi hingga kini masih banyak yang harus dibicarakan dengan Uni Eropa.

Uni Eropa sendiri merasa dirugikan oleh kebijakan baru Washington, terutama sikap sepihak Trump yang menolak perjanjian perubahan iklim Paris, dan sikap presiden baru AS mengenai masalah anggaran NATO yang harus ditanggung bersama dengan negara-negara Eropa. Perubahan kebijakan AS tersebut menyebabkan Uni Eropa memandang Mercosur bisa dijadikan mitra baru di bidang ekonomi dan perdagangan.