Korsel Ajukan Prakarsa Kesepakan Nuklir dengan Korut hingga 2020
-
Presiden Korsel, Moon Jae-in
Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in mengajukan prakarsa baru untuk mencapai kesepakatan nuklir dengan Korea Utara.
Tasnim News melaporkan, Moon Jae-in dalam upayanya menggapai kesepakatan nuklir dengan Pyongnya di tahun 2020 dengan imbalan jaminan bagi kelanggengan pemerintah Korut menuntut negara tetangganya ini memusnahkan senjata nuklirnya.
Moon yang tercatat sebagai kubu pro dialog dan interaksi dengan Korea Utara di laporannya hari Rabu menjelaskan tujuh butir prakarsanya.
Meski pemerintah Korea Selatan selama pekan ini menggulirkan usulan dialog dengan Pyongyang, namun ini merupakan pertama kalinya Moon menentukan waktu yang jelas bagi kebijakan interaksinya tersebut.
Di laporan presiden Korsel dijelaskan, "Kami akan mencapai rencana bagi perundingan guna memusnahkan senjata nuklir di mana kebijakan menghentikan program nuklir Pyongyang akan mengarah pada pemusnahan total senjata ini."
Kesepakatan ini akan ditandatangani ketika proses pemusnahan senjata nuklir berakhir.
Moon yang berkuasa sejak 10 Mei lalu berusaha meredam tensi akibat upaya Pyongyang menggapai teknologi rudal nuklir yang mampu menarget wilayah Amerika Serikat.
Menteri pertahanan Korea Selatan hari Jumat menggulirkan perundingan dengan Pyongyang.
Kondisi Semenanjung Korea saat ini semakin panas akibat kebijakan konfrontatif, provokatif dan sepihak Amerika Serikat terhadap Korea Utara.
Pyongyang berulang kali menekankan bahwa selama Amarika Serikat dan sekutunya tidak komitmen dengan janjinya, maka Korea Utara akan melanjutkan peningkatan kemampuan militer dan serangan preemtivenya. (MF)