Malaysia Serukan Myanmar Akhiri Krisis Rohingya
-
Rohingya
Pemerintah Malaysia meminta Myanmar segera memulihkan keadaan di Rakhine demi mengakhiri berlanjutnya kekerasan terhadap Rohingya.
IRNA melaporkan, Deputi Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi hari Rabu (30/8) mengatakan, Aung San Suu Kyi selaku menteri luar negeri sekaligus pemimpin partai berkuasa Myanmar, NLD harus bertindak serius untuk mengendalikan situasi, dan segera menghapus nama teroris yang dilekatkan kepada Muslim Rohingya di Rakhine.
"Masyarakat internasional berulangkali mengeluarkan peringatan keras, demikian juga PBB dan OKI, serta negara-negara Muslim telah memberikan bantuan terhadap Rohingya, tapi hingga kini mereka masih dilanda masalah besar," ujar Ahmad Zahid Hamidi.
Menteri dalam negeri Malaysia ini menegaskan bahwa negaranya tidak ingin menjadi tujuan penampungan pengungsi, sebab akan kebanjiran gelombang pengungsi Rohingya dari Myanmar.
Krisis terbaru di negara bagian Rakhine selama beberapa pekan terakhir menyebabkan terjadinya pengungsian Rohingya secara besar-besaran ke luar negeri, terutama Bangladesh sebagai negara terdekat.
Hingga kini konflik terbaru tersebut setidaknya menewaskan 104 orang, dan melukai sejumlah orang lainnya yang sebagian besar dari pihak Rohingya.