Erdogan: Kami Tidak Perlu Butuh Keanggotaan Uni Eropa
https://parstoday.ir/id/news/world-i45231-erdogan_kami_tidak_perlu_butuh_keanggotaan_uni_eropa
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan Ankara tidak perlu lagi bergabung dengan Uni Eropa, namun tidak secara sepihak menghentikan perundingan yang macet dengan blok beranggotakan 28 negara itu.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Okt 02, 2017 02:52 Asia/Jakarta
  • Erdogan
    Erdogan

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan Ankara tidak perlu lagi bergabung dengan Uni Eropa, namun tidak secara sepihak menghentikan perundingan yang macet dengan blok beranggotakan 28 negara itu.

"Kami tidak akan menjadi pihak yang menyerah. Sejujurnya, kami tidak memerlukan keanggotaan Uni Eropa lagi," kata Presiden Erdogan kepada parlemen Turki pada hari Ahad (1/10/2017).

Di tempat lain dalam sambutannya, presiden Turki tersebut menuding negara-negara Uni Eropa gagal untuk menanggapi permintaan Ankara untuk mengekstradisi orang-orang yang dicurigai terlibat dalam usaha kudeta di Turki pada tahun 2016, dan menambahkan, "Uni Eropa telah gagal dalam perang melawan terorisme."

Perundingan keanggotaan di UE selama 12 tahun itu dihentikan setelah Turki memulai tindakan terhadap tersangka kudeta. Uni Eropa bereaksi kuat terhadap pembersihan Ankara atas ribuan orang dari organisasi dan institusi terkait dugaan kaitan dengan upaya kudeta.

Dalam beberapa bulan terakhir, Jerman dan sejumlah negara Eropa lainnya terlibat dalam perselisihan diplomatik dengan Turki dalam beberapa isu, termasuk soal catatan hak asasi manusia negara tersebut.

Jerman dan Austria adalah dua negara Uni Eropa yang paling vokal terhadap Ankara sejak tindakan keras Turki dimulai dan menyatakan bahwa perundingan keanggotaan Turki di UE harus diakhiri.(MZ)