Mogherini: Dunia Akan Tidak Percaya Kepada AS
-
Federica Mogherini
Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini menyatakan kemungkinan penarikan Washington dari kesepakatan nuklir Iran, akan mengirim pesan kepada masyarakat internasional bahwa AS tidak dapat dipercaya dalam hal pembuatan keputusan.
Hal itu dikemukakan Rabu (11/10/2017) oleh Mogherini, menekankan kepatuhan penuh Iran terhadap kesepakatan 2015, yang dikenal Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), seraya mengatakan, "Masyarakat internasional sangat mendukung pelaksanaan kesepakatan sepenuhnya."
"Setelah itu kita memiliki kesepakatan yang berfungsi, yaitu efektif, membuahkan hasil, hal terburuk yang dapat Anda lakukan adalah mencoba membongkarnya," katanya.
Mogherini menambahkan, AS akan kehilangan kepercayaan global karena menggagalkan sebuah kesepakatan yang ditandatangani Amerika dua tahun lalu dan didukung Dewan Keamanan PBB dengan sebuah resolusi."
Mogherini mencatat bahwa masyarakat internasional, termasuk Uni Eropa dan sekutu AS lainnya, akan terus mematuhi kesepakatan tersebut bahkan jika Trump memilih menyatakan ketidakpatuhan Iran, sesuatu yang telah dikonfirmasi delapan kali oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Menyinggung spekulasi tentang kemungkinan negosiasi ulang kesepakatan tersebut, Mogherini menunjuk pada "aspek nuklir yang sangat kompleks" dari JCPOA yang telah diupayakan selama 12 tahun perundingan intensif, dan mengatakan, "Bukanlah hal yang mudah mengulang perundingan. Tidak ada ruang teknis dan politik untuk menegosiasikan kembali kesepakatan ini."(MZ)