100 Seniman Dunia Protes Keputusan Trump Anti Al-Quds
-
Trump dan al-Quds
Lebih dari 100 seniman dunia merilis surat terbuka mengecam keputusan Presiden Amerika Donald Trump yang mengakui secara resmi al-Quds sebagai ibukota Israel.
IRNA melaporkan, surat terbuka ini dirilis Koran The Guardian cetakan London edisi Selasa (12/12). Di surat tersebut dijelaskan, Trump dengan mengakui secara resmi al-Quds sebagai ibukota Israel, berusaha menutupi upaya 50 tahun Tel Aviv menghapus kehadiran politik dan budaya Palestina.
Seniman ini di suratnya menuding Israel menerapkan diskriminasi dan genosida. Mereka menyatakan bahwa saat ini aksi Israel akan semakin buruk dengan keputusan terbaru Donald Trump.
"Kami menentang langkah terbaru Trump membantu militer Israel menguasai al-Quds dan ketidakpedulian presiden Amerika terhadap hak-hak bangsa Palestina," demikian disebutkan surat terbuka para seniman dunia.
Donald Trump Rabu (6/12) mengumumkan sikap Washington mengakui secara resmi al-Quds sebagai ibukota Israel meski ada penentangan luas di tingkat regional dan internasional. Ia juga menginstruksikan relokasi kedubes AS dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.
Di sisi lain, Dewan Keamanan PBB hingga kini telah merilis 8 resolusi terkait al-Quds. Resolusi tersebut menekankan pentingnya menjaga sistem, keamanan dan kesucian al-Quds serta mengindari aksi-aksi pelecehan sakralitas di kota ini dan penyiksaan warga. Resolusi tersebut tidak mengakui al-Quds sebagai ibukota Israel. (MF)