Diplomat AS Meminta Maaf Karena Pernyataan Anti-Islamnya
-
demo anti Islamophobia
Duta Besar baru AS untuk Belanda, Peter Hoekstra telah meminta maaf karena telah mengingkari ucapan anti-Islamnya dalam sebuah wawancara tahun 2015, di mana dia mengatakan bahwa Belanda kacau karena umat Islam.
Berbicara di Pekan Restorasi Pusat Kebebasan David Horowitz tahun itu, anggota parlemen dari Michigan itu menyebut pengungsi sebagai "penjajah" dan menyatakan bahwa militan Muslim membakar mobil dan zona bebas di seluruh Belanda.
Awal bulan ini, ketika ditanya oleh sebuah program berita Belanda yang disebut "Nieuswsuur" untuk mengklarifikasi komentarnya, Hoekstra menolak ucapan tersebut dan menganggapnya sebagai "berita palsu".
Namun, saat stasiun itu membantah dengan memutar video ketika dia mengemukakan pernyataan tersebut, Hoekstra mundur dan menolak menyebut pertanyaannya itu sebagai berita palsu.
Pada laman Tweeter-nya, Hoekstra menulis, "Saya mengemukakan sejumlah ucapan pada tahun 2015 dan menyesalkan hal itu selama wawancara dengan "Nieuwsuur". Mohon permintaan maaf saya diterima."
"Selama 17 tahun terakhir saya sangat bersemangat menghadapi ancaman terorisme global," kata Hoekstra dalam sebuah pernyataan di Twitter. "Ini telah menjadi perjuangan panjang. Kita masih harus banyak belajar."(MZ)