Rusia Mengkritik Cara AS Perkuat Senjata Nuklir
https://parstoday.ir/id/news/world-i50987-rusia_mengkritik_cara_as_perkuat_senjata_nuklir
Duta Besar Rusia di Washington, Anatoly Antonov mengatakan Amerika Serikat menjadikan Rusia sebagai alasan untuk menjustifikasi penambahan belanja militer dan penguatan nuklirnya.
(last modified 2026-02-17T10:03:26+00:00 )
Feb 04, 2018 18:01 Asia/Jakarta
  • Duta Besar Rusia di Washington, Anatoly Antonov.
    Duta Besar Rusia di Washington, Anatoly Antonov.

Duta Besar Rusia di Washington, Anatoly Antonov mengatakan Amerika Serikat menjadikan Rusia sebagai alasan untuk menjustifikasi penambahan belanja militer dan penguatan nuklirnya.

Antonov, seperti dilansir televisi RT, Ahad (3/2/2018) menuturkan bahwa AS kembali mengesankan Rusia sebagai ancaman untuk menyuntikkan sejumlah besar dana bagi industri militernya.

"Washington melalui kebijakan nuklir barunya, ingin berbicara dengan rekan-rekannya di dunia dari posisi yang kuat dan angkuh, namun mereka tidak dapat memperlakukan Rusia dengan cara ini," tegasnya.

Mengacu masalah kepatuhan terhadap Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis (START), Dubes Rusia menyatakan, Moskow akan bersikap bertanggung jawab dan memenuhi semua kewajiban internasionalnya.

Dia juga menekankan perlunya kerjasama Moskow-Washington di bidang perlucutan senjata.

Doktrin baru nuklir AS diumumkan pada Jumat lalu sesuai dengan konsep yang diwacanakan Presiden Donald Trump sejak ia memimpin Gedung Putih pada Januari 2017.

Dokumen ini mempertimbangkan pembangunan senjata nuklir baru dan penggunaan senjata nuklir dalam merespon perang konvensional.

Sebenarnya, dokumen tersebut menyasar Rusia sebagai salah satu kekuatan nuklir utama dunia. Kelompok-kelompok pengendalian senjata juga mengkritik doktrin baru nuklir AS. (RM)