Turki Bantah Gunakan Senjata Kimia di Suriah
-
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, mengatakan Turki tidak pernah menggunakan senjata kimia dalam operasinya di wilayah Afrin, Suriah.
"Ini hanya cerita palsu. Turki tidak pernah menggunakan senjata kimia apa pun," kata Cavusoglu kepada wartawan di Konferensi Keamanan Munich, seperti dilansir Reuters, Senin (19/2/2018).
Sebelumnya, pasukan Kurdi Suriah dan sebuah kelompok pemantau menyatakan bahwa militer Turki melakukan serangan kimia di wilayah Afrin.

Kantor berita Suriah (SANA) mengutip seorang dokter di sebuah rumah sakit Afrin, melaporkan bahwa enam orang tersedak akibat menghirup gas beracun.
Militer Turki menggelar operasi "Cabang Zaitun" di kota Afrin sejak 20 Januari 2018 di Suriah Utara, dengan dalih memperkuat keamanan dan stabilitas di perbatasan Turki.
Pemerintah Damaskus menganggap serangan itu sebagai agresi nyata atas wilayah Suriah. (RM)