Putin Tolak Tuduhan Serangan Senjata Kimia oleh Pemerintah Suriah
-
Putin dan Assad
Presiden Rusia, Vladimir Putin menyatakan bahwa tuduhan Barat terhadap pemerintah Suriah yang diklaim melancarkan serangan kimia ke wilayah yang diduduki teroris adalah "berita palsu".
Putin menyampaikan hal itu dalam sebuah wawancara yang dirilis Jumat (09/3/2018) dengan Megyn Kelly dari televisi NBC Amerika Serikat, di mana dia menekankan bahwa pemerintah Suriah telah lama menghancurkan persediaan senjata kimianya.
Suriah menyerahkan seluruh persediaan bahan kimia di bawah kesepakatan yang dimediasi oleh Rusia dan Amerika Serikat pada tahun 2013.
Ditambahkannya bahwa serangan senjata kimia setelah itu dilakukan oleh militan namun mereka menuding pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Putin juga mencatat bahwa sejauh ini belum ada investigasi menyeluruh terhadap insiden terkait senjata kimia di Suriah.
Ditegaskannya, "Rusia sedang melakukan investigasi skala penuh. Jika Anda tidak mengetahui ini, saya katakan ini sekarang juga. Tidak benar bahwa kami menentang investigasi yang obyektif. Itu bohong," katanya.
Sebelumnya pada hari itu, Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad menolak klaim bahwa militer negaranya menggunakan senjata kimia di daerah dekat ibukota Damaskus, dan menandaskan bahwa teroris dan pendukung mereka yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.(MZ)