Riset HAM: Perancis Terlibat Kejahatan Perang Saudi di Yaman
https://parstoday.ir/id/news/world-i53680-riset_ham_perancis_terlibat_kejahatan_perang_saudi_di_yaman
Para aktivis hak asasi manusia internasional menyerukan diakhirinya dukungan pemerintah Perancis terhadap rezim Al Saud dengan memutus penjualan senjata kepada Arab Saudi yang dipergunakan untuk membombardir Yaman.
(last modified 2025-11-30T07:49:40+00:00 )
Mar 20, 2018 16:33 Asia/Jakarta
  • Presiden Perancis, Emmanuel Macron
    Presiden Perancis, Emmanuel Macron

Para aktivis hak asasi manusia internasional menyerukan diakhirinya dukungan pemerintah Perancis terhadap rezim Al Saud dengan memutus penjualan senjata kepada Arab Saudi yang dipergunakan untuk membombardir Yaman.

Peneliti konsultan hukum internasional Ancile Avocats, Joseph Breham dan Laurance Greig mengajukan laporan setebal 95 halaman kepada Amnesty International mengenai dukungan sejumlah negara Barat, termasuk Perancis terhadap kejahatan yang dilakukan Arab Saudi di Yaman.

Laporan ini menyebut Presiden Perancis, Emmanuel Macron sebagai salah satu faktor penyebab berlanjutnya penjualan senjata dari Perancis ke Arab Saudi, dan keterlibatan negara Eropa ini dalam kejahatan perang di Yaman.

Laparan HAM ini mengklaim pemerintah Perancis melanggar aturan internasional dan terlibat dalam kejahatan perang di Yaman. 

Korban kejahatan Arab Saudi di Yaman

 

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa Inggris, AS dan Perancis tetap melanjutkan dukungan terhadap agresi militer Arab Saudi, padahal sejumlah negara Eropa telah menurunkan hubungan militernya dengan koalisi Arab yang dipimpin rezim Al Saud.

Sejak 2015, Arab Saudi bersama sekutunya melancarkan agresi militer di Yaman, dan memblokade negara tetangganya itu dari arah darat, laut dan udara.

Mesin perang Arab Saudi di Yaman yang terus berlanjut hingga kini tidak membuahkan hasil kecuali membunuh dan melukai puluhan ribu orang, dan menyengsarakan jutaan orang rakyat Yaman.(PH)