Pompeo: AS Tidak Punya Bukti Pelanggaran Iran terhadap JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/world-i54938-pompeo_as_tidak_punya_bukti_pelanggaran_iran_terhadap_jcpoa
Menteri luar negeri AS usulan Donald Trump mengungkapkan bahwa JCPOA menjadi agenda perundingan negaranya dengan Jerman dan Perancis. Mike Pompeo menegaskan bahwa AS tidak memiliki bukti yang menunjukkan terjadi pelanggaran terhadap JCPOA oleh pihak Iran.
(last modified 2026-05-06T17:35:17+00:00 )
Apr 12, 2018 23:46 Asia/Jakarta
  • Mike Pompeo
    Mike Pompeo

Menteri luar negeri AS usulan Donald Trump mengungkapkan bahwa JCPOA menjadi agenda perundingan negaranya dengan Jerman dan Perancis. Mike Pompeo menegaskan bahwa AS tidak memiliki bukti yang menunjukkan terjadi pelanggaran terhadap JCPOA oleh pihak Iran.

Direktur FBI ini dalam pertemuan komisi hubungan luar negeri Senat AS yang membahas kelayakannya menjabat sebagai menteri luar negeri AS hari Kamis (12/4) menegaskan bahwa  dia bersama Trump menghendaki revisi isi JCPOA.

Trump mengklaim isi JCPOA hanya menguntungkan Republik Islam Iran, oleh karena itu menuntut revisi isi kesepakatan nuklir internasional itu demi kepentingan AS.

Para pihak penandatangan JCPOA

 

Pada 12 Januari 2018, Trump memperpanjang penangguhan sanksi nuklir Iran, tapi diiringi dengan ancaman akan menarik negaranya dari kesepakatan nuklir antara Iran dan kelompok 5+1, termasuk AS ini, jika tidak terjadi revisi di dalamnya.

"Jika Kongres AS dan Eropa tidak mewujudkan persyaratan ini, maka pada keputusan nanti (12 Mei), penangguhan sanksi nuklir Iran tidak akan diperpanjang, dan AS akan keluar dari JCPOA," ujar Trump.

Menyikapi statemen Trump, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini berulangkali menegaskan bahwa JCPOA adalah kesepakatan internasional yang tidak bisa diubah secara sepihak.

Kesepakatan nuklir antara Iran dan kelompok 5+1 ini mulai dijalankan sejak Januari 2016.(PH)