Rusia Siap Berunding soal Masa Depan JCPOA Setelah 2025
-
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov mengatakan, Rusia siap untuk dialog mengenai masa depan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) setelah tahun 2025.
Seperti dilansir kantor berita TASS, Ryabkov pada hari Selasa (8/5/2018) menuturkan, Perancis telah mengabarkan Rusia tentang rencananya untuk bekerja pada perjanjian baru yang akan menyempurnakan JCPOA.
"Jika logika Perancis harus diikuti, JCPOA harus tetap berlaku, tetapi negosiasi diperlukan atas masa depan JCPOA setelah 2025, program rudal dan kebijakan regional Iran," jelasnya.
Dia menegaskan bahwa sama sekali tidak ada bukti bahwa Iran bergerak untuk memproduksi senjata nuklir.
Presiden AS Donald Trump berulang kali menyebut kesepakatan dengan Iran sebagai buruk. Dia telah mengumumkan keputusannya untuk menarik AS dari kesepakatan nuklir dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Republik Islam Iran.
"Saya mengumumkan hari ini bahwa AS akan menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran," kata Trump dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih. (RM)