Tak Punya Pemimpin, Taliban Semakin Intim dengan Al Qaeda
Komandan pasukan Amerika Serikat dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO di Afghanistan mengatakan, Taliban, pasca tewasnya Mullah Mohammad Omar, pemimpin kelompok itu, menghadapi krisis kepemimpinan.
Kantor berita Reuters (16/4) melaporkan, John Nicholson, Sabtu (16/4) menuturkan, pasca tersebarnya berita kematian Mullah Mohammad Omar, Taliban berhadapan dengan krisis kepemimpinan dan krisis ini membuat mereka semakin dekat dengan kelompok teroris Al Qaeda.
Nicholson menjelaskan, Taliban di masa kepemimpinan Mullah Mohammad Omar menjaga jarak dengan Al Qaeda, namun pasca tewasnya Mullah Omar, jajaran pimpinan kelompok itu menjalin hubungan lebih dekat dengan beberapa kelompok teroris lain seperti Al Qaeda.
Presiden Afghanistan sebelumnya sudah memperingatkan, Al Qaeda saat ini sedang berusaha meningkatkan kehadirannya di negara itu.
Mohammad Ashraf Ghani sekitar dua pekan lalu kepada masyarakat internasional memperingatkan, perhatian terlalu besar terhadap kelompok teroris Daesh, telah membuat perang melawan Al Qaeda terlupakan dan dunia harus menyadari bahwa mereka suatu hari nanti bisa menjadi sasaran serangan mereka. (HS)