Seorang Wartawan Ditahan di Kedubes Saudi di Tunisia
-
Bendera Arab Saudi
Wartawan terkenal Tunisia menyatakan bahwa staf Kedutaan Besar Arab Saudi di negara ini menahan dirinya karena menanyakan kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.
Tawfiq al-Aouni, redaktur Koran Hurriya Tunisia Senin (12/11) dalam wawancaranya dengan Koran al-Quds al-Arabi mengatakan, pada 23 Oktoberl alu saat wawancara dengan Mohammed bin Mahmoud al Ali, Dubes Saudi di Tunisia terkait Jamal Khashoggi, dirinya dipukuli serta diperlakukan secara buruk dan bahkan sempat ditahan di kedubes Saudi.
Al-Aouni menambahkan, selama wawancara tersebut dubes Saudi berusaha menjustifikasi pertanyaan dan menolak menjawabnya, namun ketika staf keamanan kedubes mendapat desakan, mereka menahan dirinya berserta krunya di gedung kedubes.
Redaktur Koran Hurriya ini mengatakan, dirinya telah melayangkan pengaduan terhadap dubes Saudi di Tunisia dan kepala kantor dubes dengan dakwaan pelecehan dan penahanan paksa.
Jamal Khashoggi, pada 2 Oktober lalu dinyatakan hilang setelah memasuki gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul.
Pada 19 Oktober, setelah 18 hari bungkam dan menolak serta mendapat tekanan masyarakat internasional, akhirnya Arab Saudi mengakui bahwa wartawan tersebut tewas. (MF)