Turki Kecam Sikap Delegasi HAM Saudi di Kasus Pembunuhan Khashoggi
-
Jamal Khashoggi
Kantor presiden Turki seraya merilis statemen menilai sikap ketua delegasi HAM Arab Saudi terkait berkas pembunuhan Jamal Khashoggi sangat mengkhawatirkan.
Menurut laporan FNA Jumat (15/3), kantor kepresidenan Turki di statemennya seraya menekankan dilanjutkannya upaya untuk memperjelas hasil penyidikan kasus pembunuhan Khashoggi menyebut sikap ketua delegasi HAM Saudi di kasus ini tidak dapat diterima.
Bandar bin Muhammad al-Atilban, dalam statemennya menyatakan penolakan Arab Saudi terkait internasionalisasi kasus pembunuhan Khashoggi.
Lebih lanjut ia menyebut upaya internasionalisasi kasus pembunuhan Khashoggi sebagai usaha untuk merusak kedaulatan Arab Saudi dan intervensi di urusan internal negara ini.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebelumnya menyatakan jika diperlukan, kasus pembunuhan Khashoggi akan diajukan ke Mahkamah Kriminal Internasional (ICC).
Jamal Khashoggi, wartawan dan kritikus Arab Saudi dinyatakan hilang pada 2 Oktober 2018 di konsulat Arab Saudi di Istanbul.
Setelah bungkam selama 18 hari dan menepis pembunuhan Khashoggi, Saudi pada 19 Oktober atas desakan masyarakat internasional akhirnya mengakui bahwa wartawan ini tewas di konsulatnya di Istanbul. (MF)