Jack Straw: Rakyat Iran Punya Alasan Kuat Benci Inggris
-
Jack Straw
Seiring dengan meningkatnya ketegangan Inggris dan Iran baru-baru ini, mantan menteri luar negeri Inggris menyinggung sejarah kejahatan Inggris terhadap Iran dan mengakui bahwa rakyat Iran punya hak untuk marah kepada Inggris.
Jack Straw, sebagaimana dikutip Daily Mail (20/7/2019) mengatakan, rakyat Iran punya alasan yang kuat untuk marah kepada "Rubah Kolonial Licik".
Ia menambahkan, Iran tidak pernah menjadi koloni Inggris, tapi kita terus mengeksploitasi negara itu demi uang dan kekuasaan.
Menurut Jack Straw, Inggris menginvasi Iran pada Perang Dunia Pertama sehingga menimbulkan bencana kelaparan akut, dan dalam PD II, bersama Rusia, Inggris menduduki Iran selama lima tahun yaitu tahun 1941-1946.
Hal itu, imbuhnya, ditambah dengan dukungan Inggris pada Shah di pertengahan dan akhir tahun 1970, walaupun ia sudah kehilangan dukungan rakyat Iran.
"Saya terlibat dalam perundingan nuklir pertama dengan Iran selama tiga tahun antara tahun 2003-2006, sepengetahuan saya, jika kita menghormati Iran, maka kesepakatan mungkin dicapai," pungkasnya. (HS)