Berlin Peringatkan Penempatan Rudal Nuklir baru AS di Jerman
-
Rudal Cruise Amerika
Anggota parlemen Jerman memperingatkan potensi penempatan rudal nuklir baru Amerika Serikat di negara ini.
Menurut laporan FNA, Andrej Hunko, anggota Bundestag mengatakan, Amerika sampai saat ini memiliki rudal nuklir di pangkalan udara Büchel dan ada kekhawatiran besar terkait penempatan rudal baru di pangkalan ini, dan dengan berbagai alasan kita harus mencegahnya.
"Meski ada permintaan Berlin, Washington sampai saat ini belum mengeluarkan rudalnya dari Jerman," papar Hunko.
Amerika Serikat dan NATO sebelumnya menjamin tidak akan menempatkan rudal nuklir di Eropa pasca berakhirnya Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) dengan keputusan Amerika.
Dengan keluarnya AS dari INF dan kemudian Rusia, perjanjian ini hari Jumat (02/08) resmi berakhir dan sejumlah anggota NATO dan Eropa khawatir atas peristiwa ini.
Amerika dan Uni Soviet pada Juni 1987 di Washington menandatangani Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF). Perjanjian ini mulai diberlakukan sejak Juni 1988.
Tujuan dari perjanjian ini adalah memusnahkan rudal nuklir cruise dan pelontarnya dengan jarak 100-500 dan 1000 hingga 5500 km.
Washington mengklaim alasannya keluar dari perjanjian ini karena Moskow tidak mematuhi butir-butir perjanjian, sementara itu Rusia menilai Washington sebagai penyebab utama tidak dipatuhinya perjanjian ini. (MF)