Dukung Gaza, Penulis Terkenal Tolak Hadiri Festival Film Jerman
-
Arundhati Roy
Pars Today – Arundhati Roy, penulis terkenal asal India, membatalkan kehadirannya di Festival Film Berlin untuk mendukung rakyat Gaza.
Penulis pemenang Booker ini memprotes pernyataan Wim Wenders, Ketua Juri Festival Film Berlin, tentang perlunya “memisahkan seni dari politik,” dan menggambarkan pandangan tersebut sebagai upaya untuk membungkam diskusi tentang apa yang terjadi di Gaza.
Penulis India itu menambahkan bahwa ia merasa terkejut dan jijik atas pernyataan Wim Wenders yang mengatakan bahwa para pembuat film harus tetap tidak berpihak secara politik.
Festival Berlin dimulai pada 12 Februari. Wim Wenders, sutradara Jerman, menghadapi pertanyaan wartawan tentang perang Gaza dan menyatakan bahwa para pembuat film harus menjauh dari politik, karena jika membuat film yang sengaja bersifat politis, maka mereka sudah masuk ke ranah politik.
Dalam pernyataan yang mengumumkan pengunduran dirinya, Arundhati Roy menyebut pernyataan itu tidak dapat dibenarkan. Ia seharusnya hadir dalam pemutaran versi yang telah direstorasi dari film tahun 1989, “In Which Annie Gives It Those Ones”, yang diadaptasi dari novelnya yang terkenal, di Festival Film Berlin.
Gelombang Reaksi terhadap Video Mengejutkan dari 2 Bintang Film
Publikasi video berdurasi 15 detik yang dibuat dengan kecerdasan buatan, menampilkan dua bintang terkenal, Tom Cruise dan Brad Pitt, terlibat perkelahian di atas jembatan yang hancur, memicu kekhawatiran beberapa tokoh di industri perfilman.
Menurut ISNA, video yang dibuat dengan kecerdasan buatan berjudul “Seedance 2.0” ini menampilkan konfrontasi antara Tom Cruise dan Brad Pitt, dan telah menimbulkan kekhawatiran serius di Hollywood.
Rhett Reese, salah satu penulis film Hollywood, menanggapi video ini di media sosial dengan menulis: “Aku benci mengatakannya. Mungkin karier kami sudah berakhir.”
Kecerdasan buatan “Seedance 2.0” dinilai lebih maju dibanding platform video AI sebelumnya karena mampu menggabungkan suara dan gambar secara bersamaan, serta menghasilkan output yang lebih sinematik. (MF)