Giliran Jerman Tekankan Pentingnya Menjaga JCPOA
-
Lavrov dan Heiko Maas
Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas yang tengah berada di Moskow mengatakan, Berlin bersama Rusia sepakat terkait pentingnya mempertahankan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
Menlu Jerman Rabu (21/08) di akun twitternya menulis, "Terkait Iran, kami memiiki pandangan yang sama dengan Rusia di mana mempertahankan JCPOA merupakan manfaat bagi semua pihak. Pesan kami kepada Iran adalah sangat penting menghapus pengobaran tensi di Selat Hormuz."
Pasca pesan Heiko Maas, Menlu Rusia Sergei Lavrov juga mengatakanbahwa Moskow bersama pihak-pihak yang tersisa di JCPOA akan berkerja sama mempertahankan kesepakatan nuklir ini.
"Kami akan bekerja sama dengan pihak-pihak lain di JCPOA untuk mencegah bubarnya kesepakatan ini dan menjaga keamanan di kawasan," ungkap Lavrov.
Washington setelah keluar dari JCPOA mulai menerapkan represi maksimun terhadap Iran dan mulai melakukan aksi-aksi provokatif seperti mencantumkan IRGC di list kelompok teroris, mengirim armada laut, pesawat pembom B-52 dan sejumlah jet tempur F-22 ke kawasan serta mensanksi Menlu Iran Mohammad Javad Zarif.
Sementara itu, Republik Islam Iran pasca keluarnya AS dari JCPOA telah bersabar selama satu tahun dan kemudian memberi ultimatum kepada negara-negraa Eropa yang berjanji memberikan kompensasi keluarnya AS dari kesepakatan nuklir untuk menjalankan komitmennya.
Pemerintah Eropa meski secara lisan menentang represi AS, namun dalam prakteknya mengiringi Washington di kebijakan anti Tehran Amerika Serikat. (MF)