CNN: Kabar Buruk bagi Trump, Koalisi Saudi Diambang Perpecahan
-
pasukan UEA di selatan Yaman
Salah satu media Amerika Serikat menyinggung berlanjutnya pertempuran dan konflik antara pasukan afiliasi Arab Saudi dengan Uni Emirat Arab di Yaman, juga kemungkinan pecahnya koalisi ini yang menjadi masalah baru bagi Presiden Donald Trump.
Fars News (3/9/2019) melaporkan, stasiun televisi CNN mengabarkan semakin sengitnya pertempuran antara pasukan proksi Saudi dan UEA dalam beberapa pekan terakhir di selatan Yaman.
CNN menambahkan, pemerintah terguling Yaman pimpinan Abd Rabbuh Mansour Hadi terlibat peperangan jangka panjang dengan UEA di negara itu, dan menuduh UEA membunuh puluhan tentara dan melancarkan serangkaian serangan udara ke posisi pasukannya.
Menurut CNN, pasukan koalisi pimpinan Saudi di Yaman yang dibentuk untuk memerangi Al Houthi sedang berada pada kondisi penuh ketegangan dan kekacauan.
Pemerintah Mansour Hadi mengumumkan, sebuah jet tempur UEA menyerang pasukannya di Aden, dan menewaskan 40 tentara serta sipil, begitu juga di Provinsi Abyan terjadi serangan serupa, dan secara umum serangan UEA menewaskan lebih dari 300 orang.
Stasiun televisi Amerika itu melanjutkan, kondisi terus memburuk dengan cepat akibat berlanjutnya peperangan pasukan dukungan Saudi dan Emirat, selain itu upaya perundingan damai yang digagas Riyahd-Abu Dhabi, tidak juga membuahkan hasil. (HS)