Trump Akui AS Campuri Pemilu Sejumlah Negara
-
Donald Trump
Surat kabar Washington Post menulis, Presiden Amerika Serikat dalam pembicaraannya dengan dua pejabat Rusia mengaku tidak khawatir dengan intervensi Moskow dalam pemilu di Amerika, karena Washington juga melakukan hal yang sama terhadap negara lain.
Washington Post, Jumat (27/9/2019) melaporkan, statemen Presiden Amerika, Donald Trump ini memaksa pejabat Gedung Putih membatasi akses ke informasi-informasi terkait pertemuan tersebut.
Realitasnya hanya beberapa pejabat Gedung Putih yang mengetahui pertemuan Trump dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dan mantan duta besar Rusia untuk Amerika, Sergey Kislyak pada tahun 2017, hal ini diduga untuk membatasi akses publik Amerika atas statemen Trump.
Dalam pertemuan itu, Presiden Amerika juga memberikan informasi-informasi sangat rahasia kepada Rusia terkait operasi anti-Daesh. (HS)