Negara Afrika Ingin Geser Posisi Arab Saudi di OPEC
-
OPEC
Menyusul kondisi sulit Arab Saudi dalam memproduksi minyak, negara-negara Afrika anggota OPEC ingin meningkatkan produksi mereka di pasar energi global.
Menurut laporan Reuters, negara-negara Afrika anggota OPEC ingin menambah produksi minyaknya mengingat kesulitan Arab Saudi memproduksi minyak.
Kondisi Riyadh yang tidak cukup baik menyusul peritiwa beberapa bulan terkhir di Teluk Persia termasuk serangan ke instalasi minyak Aramco, saham produksi minyak negara-negara Afrika menjadi salah satu isu penting di sidang OPEC mendatang.
Berdasarkan data resmi, tahun 2019 dari total produksi harian 80,6 juta barel di 97 negara dunia, 36,1 juta barel produk harian milik negara-negara anggota OPEC. Dan 6,8 juta barel dari total produksi OPEC diproduksi oleh negara-negara Afrika.
Anggota OPEC menurunkan produksinya hampir 6,6 juta barel dari total 18,3 persen produksi organisasi ini.
Pasca serangan ke instalasi minyak Aramco, setiap harinya pasokan turun 5,7 persen yang setara dengan lima persen dari total pasokan minyak dunia.
Di antara negara-negara Afrika anggota OPEC, Nigeria dengan produksi harian 1,9 juta barel menempati posisi pertam adan Gabon dengan 210.820 ribu barel berada di urutan terakhir. (MF)