Erdogan: Kami tidak Akui Aneksasi Crimea oleh Rusia
https://parstoday.ir/id/news/world-i78271-erdogan_kami_tidak_akui_aneksasi_crimea_oleh_rusia
Setelah eskalasi tensi antara Moskow dan Ankara terkait kondisi utara Suriah, Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan menolak mengakui aneksasi Crimea ke Rusia.
(last modified 2026-04-05T11:58:22+00:00 )
Feb 04, 2020 10:09 Asia/Jakarta
  • Erdogan dan Zelensky
    Erdogan dan Zelensky

Setelah eskalasi tensi antara Moskow dan Ankara terkait kondisi utara Suriah, Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan menolak mengakui aneksasi Crimea ke Rusia.

Menurut laporan laman TRT, Erdogan merilis statemen ini saat jumpa pers bersama dengan sejawatnya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky di Kiev Senin (03/02).

Lebih lanjut Erdogan menyebut kondisi Idlib di Suriah tidak dapat dikontrol dan mengklaim, lebih dari satu juta pengungsi tengah bergerak ke arah perbatasan Turki.

Presiden Turki tanpa mengisyaratkan pasukannya yang berada di wilayah Suriah secara ilegal mengklaim bahwa serangan Senin (03/02)  militer Suriah ke Idlib telah menyebabkan tewasnya delapan orang dan lima di antaranya adalah militer sementara sisanya warga sipil.

Erdogan dalam sebuah peringatannya seraya menjelaskan bahwa pemerintah Suriah akan membayar langkahnya tersebut mengklaim, pasukan Damaskus telah melanggar seluruh kesepakatan dan menarget pos pengawas Turki.

Senin pagi Dephan Turki mengkonfirmasi sebanyak 13 militer negara ini tewas dan terluka selama operasi militer pasukan Suriah melawan teroris di zona penurunan tensi Idlib.

Tak lama kemudian, Erdogan mengklaim bahwa jet tempur Turki menyerang pos-pos militer Suriah dan 30 tentara Suriah tewas. Namun pusat rekonsiliasi Rusia seraya merilis statemen selain membantah klaim ini menyatakan, jet tempur Turki bahkan belum berhasil memasuki zona udara Suriah. (MF)