Biden: Trump Gagal Penuhi Janjinya untuk Gantikan JCPOA
-
Joe Biden (kiri) dan Donald Trump.
Bakal calon presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden mengkritik kebijakan pemerintahan Donald Trump terhadap Iran.
"AS sudah dua tahun meninggalkan perjanjian nuklir JCPOA, namun Trump belum merealisasikan janjinya untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik dengan Iran," ujar Biden seperti dikutip laman Farsnews, Jumat (8/5/2020).
Presiden Donald Trump pada 8 Mei 2018, mengumumkan penarikan sepihak AS dari perjanjian nuklir JCPOA dan mengembalikan sanksi-sanksi terhadap Iran.
Di bagian lain, Biden menuturkan keputusan Trump memveto resolusi Kongres yang mencabut wewenangnya untuk menyerang Iran, merupakan penghinaan terhadap lembaga legislatif yang menjadi bagian dari kedaulatan AS.
"Cukup jelas bahwa keputusan politik Trump telah meningkatkan bahaya perang di Asia Barat. Dua tahun lalu, dia keluar dari perjanjian nuklir Iran dengan janji akan mencapai sebuah kesepakatan yang lebih baik. Namun janji ini belum terwujud sampai sekarang," ungkapnya.
Trump saat ini berada di bawah tekanan hebat setelah kebijakan-kebijakannya gagal melumpuhkan Iran.
Tehran menganggap Washington bertanggung jawab atas dampak kegagalan dari proses perundingan dan perjanjian JCPOA, terlebih AS tercatat sebagai salah satu anggota perjanjian nuklir.
Iran berulang kali menolak perundingan di bawah tekanan dan sanksi. (RM)