Bolton Dukung Keputusan Gedung Putih Keluar dari JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/world-i82628-bolton_dukung_keputusan_gedung_putih_keluar_dari_jcpoa
John Bolton, mantan penasihat keamanan nasional Gedung Putih seraya menyebut Presiden Donald Trump memiliki temperamen unik mengklaim, kepergiannya dari Dewan Keamanan PBB adalah saat yang paling membahagiakan dalam karirnya.
(last modified 2026-05-02T11:25:11+00:00 )
Jun 24, 2020 15:54 Asia/Jakarta
  • John Bolton
    John Bolton

John Bolton, mantan penasihat keamanan nasional Gedung Putih seraya menyebut Presiden Donald Trump memiliki temperamen unik mengklaim, kepergiannya dari Dewan Keamanan PBB adalah saat yang paling membahagiakan dalam karirnya.

John Bolton Rabu (24/6/2020) saat diwawancarai Fox News menambahkan, perilaku Presiden Donald Trump yang tidak menentu dan berubah-ubah adalah penyebab pengunduran dirinya sebagai Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih.

"Perilaku Trump ini mempersulit upaya menjaga Amerika dan membuat negara ini aman," papar Bolton.

Mantan penasihat keamanan nasional Gedung Putih ini mengklaim, kebijakan empat bulan pertama pemerintahan Donald Trump terhadap Iran tidak banyak berbeda dengan pendekatan Barack Obama, presiden AS sebelumnya.

Seraya menjelaskan bahwa Trump mengabaikan kebijakan kerasnya terhadap Iran, Bolton menambahkan, di hari-hari pertama aktivitasnya, Trump masih mengejar kesepakatan tersebut dan ingin bertemu dengan petinggi Iran.

Seiring dengan publikasi buku memorial Bolton dan pengakuan anti Trumpnya, tensi antara Gedung Putih dan mantan penasihat keamanan nasional AS ini semakin meningkat.

Presiden AS di pesan Twitternya menulis, John Bolton adalah pendukung setia masyarakat kelas bawah dan harus dipenjara serta hartanya harus disita karena menyebarkan dan menyalahgunakan informasi yang sangat rahasia. (MF)