Menlu Jerman: Rusia Cegah Suriah Jatuh ke Tangan Teroris
Menteri Luar Negeri Jerman mengatakan, penyelesaian krisis Suriah tidak bisa dilakukan dengan langkah-langkah militer.
Kantor berita Itar Tass, Rusia (7/5) melaporkan, Frank Walter Steinmeier, Menlu Jerman menuturkan, krisis Suriah tidak punya solusi militer dan perundingan damai adalah satu-satunya yang bisa memulihkan perdamaian dan ketenangan di Suriah.
Steinmeier juga menjelaskan bahwa Rusia mengejar kepentingannya di Suriah, namun demikian negara itu tidak akan pernah membiarkan Suriah sebagai sebuah negara, runtuh dan berubah menjadi markas teroris dan kekacauan.
Menlu Jerman menambahkan, ada sebuah kerangka yang di dalamnya seluruh pemain utama di Suriah, yaitu Amerika Serikat dan Rusia, juga Turki, Iran dan Arab Saudi, sekarang sedang berunding dan ini menambah harapan penyelesaian kriris Suriah.
Sementara itu Bashar Al Assad, Presiden Suriah, Sabtu (7/5) mengatakan, sekalipun pihak-pihak regional dan asing terus mendukung teroris, Suriah tetap bertekad memerangi para teroris itu.
Ia menegaskan, masyarakat internasional harus mendukung Suriah dalam memerangi terorisme. (HS)