Berlakukan Karantina, Tim Medis Filipina Sambut Keputusan Duterte
-
Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Para dokter dan tim medis di rumah sakit Filipina memuji keputusan presiden Rodrigo Duterte untuk mengkarantina seperempat populasi negara itu sebagai bagian dari penanganan penyebaran Covid-19.
Lebih dari 27 juta orang Filipina yang berada di Manila dan empat provinsi lainnya dikarantina sejak Selasa (4/8/2020) setelah Covid-19 kembali menyebar di negara ini.
Penerbangan dan angkutan umum ke daerah-daerah ini sekarang telah dibatalkan dan sektor ekonomi yang tidak perlu ditutup selama dua minggu ke depan.
Para dokter Filipina telah meminta presiden untuk menetapkan kembali aturan karantina, yang disetujui Rodrigo Duterte, untuk lebih mengontrol dan mengendalikan pandemi Corona.
Keputusan itu datang ketika pejabat kesehatan Filipina mengumumkan peningkatan jumlah kasus infeksi Covid-19.
Filipina menempati urutan kedua di Asia Tenggara setelah Indonesia dari jumlah kasus terinfeksi Covid-19.
Sejumlah rumah sakit Filipina menolak untuk menerima pasien Covid 19 yang baru karena melebihi kapasitannya.
Sejauh ini, 5.032 orang telah terinfeksi virus Corona di Filipina, dan 2.000 orang meninggal dunia.(PH)