Intervensi Menlu Prancis di Lebanon, Desak Pembentukan Pemerintah baru
-
Menlu Prancis Le Drian
Menteri Luar Negeri Prancis di statemen intervensifnya menekankan percepatan pembentukan pemerintah oleh petinggi Lebanon.
Seperti dilaporkan Sky News, Jean-Yves Le Drian seraya menekankan pembentukan pemerintah Lebanon secepat mungkin mengungkapkan, elit politik Lebanon tidak dapat melanjutkan sikap pasifnya dan menghindar.
Statemen Le Drian disampaikan ketika wartawan Reuters di laporan ekslusifnya menyatakan, berdasarkan dokumen yang disaksikan para jurnalis, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyiapkan peta jalan bagi elit politik Lebanon.
Di rencana dua halaman tersebut dicatat reformasi finansial dan politik sebagai imbalan dari bantuan asing ke negara ini dan juga diisyaratkan penyelamatan Lebanon dari berbagai krisis termasuk keterpurukan ekonomi.
Selain itu, di rencana Prancis ini dinyatakan, prioritas pembentukan cepat pemerintah dimaksudkan untuk mencegah kevakuman kekuasaan yang nantinya membuat Lebanon semakin tenggelam dalam krisis.
Pemerintah Lebanon awal Agustus mengundurkan diri menyusul ledakan di pelabuhan Beirut yang menewaskan sedikitnya 180 orang dan melukai sekitar enam ribu lainnya.
Menyusul ledakan dahsyat ini, aksi protes di Lebanon kembali terjadi memprotes skandal korupsi, manajemen keliru yang memicu krisis mendalam finansial di negara ini. (MF)