Reaksi Tokoh Amerika terhadap Teror Syahid Fakhrizadeh
https://parstoday.ir/id/news/world-i87701-reaksi_tokoh_amerika_terhadap_teror_syahid_fakhrizadeh
Menanggapi teror terhadap Syahid Mohsen Fakhrizadeh, tokoh politik, ilmiah, dan peneliti AS menyebutnya sebagai konspirasi untuk mencegah diplomasi dengan Iran.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Nov 28, 2020 09:43 Asia/Jakarta
  • Mantan Direktur CIA John Brennan
    Mantan Direktur CIA John Brennan

Menanggapi teror terhadap Syahid Mohsen Fakhrizadeh, tokoh politik, ilmiah, dan peneliti AS menyebutnya sebagai konspirasi untuk mencegah diplomasi dengan Iran.

Mohsen Fakhrizadeh, Kepala Organisasi Penelitian dan Inovasi Kementerian Pertahanan dan ilmuan nuklir Iran, gugur syahid dalam serangan teroris di sekitar Tehran pada Jumat (27/11/2020) malam.

Mohsen Fakhrizadeh, Kepala Organisasi Penelitian dan Inovasi Kementerian Pertahanan Iran

Menurut laporan IRNA, menyusul perilisan berita pembunuhan kepala Organisasi Penelitian dan Inovasi Kementerian Pertahanan dan ilmuan nuklir Iran, Senator Demokrat Chris Murphy menulis di Twitter sebagai tanggapan atas pembunuhan Syahid Fakhrizadeh, "Jika tujuan utama dari teror ini adalah untuk mempersulit pemulihan kesepakatan nuklir Iran, aksi itu tidak membuat Amerika Serikat, Zionis Israel, dan dunia lebih aman.

Mantan Direktur CIA John Brennan juga menyebut pembunuhan itu sebagai tindakan kriminal dan memperingatkan hal itu dapat menyebabkan balas dendam yang mematikan dan babak baru konflik di kawasan.

Mark Fitzpatrick, Direktur Institut Internasional untuk Kajian Strategis dan mantan pejabat Kementerian Luar Negeri AS, pada hari Jumat (27/11/2020) menulis bahwa alasan pembunuhan Fakhrizadeh bukanlah untuk menghalangi kapasitas perang Iran tetapi untuk diplomasi.

Trita Parsi, seorang aktivis Iran-Amerika dan wakil presiden eksekutif dari Quincy Institute juga menulis, "Tujuan sebenarnya dari teror Fakhrizadeh adalah Joe Biden dan niatnya untuk memulihkan diplomasi dengan Iran."