Senator Republik Minta Biden Lupakan Kesepakatan Nuklir Iran
-
Senator Jim Inhofe.
Senator senior Partai Republik, memperingatkan Presiden Joe Biden tentang rencananya untuk kembali ke dalam kesepakatan nuklir dengan Iran.
"Saya punya pesan sederhana untuk Anda (Biden) tentang Iran: Jangan pernah berpikir untuk bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir 2015. Saya menentangnya, kolega Republik saya menentangnya, bahkan pemimpin mayoritas Senat menentangnya," tulis Senator Jim Inhofe via akun Twitter-nya, Rabu (3/2/2021).
"Tak satu pun dari kita menginginkan perang dengan Iran. Ada kemungkinan kita dapat menemukan jalan ke depan, tetapi kesepakatan baru perlu perbaikan besar dari sebelumnya. Harus komprehensif, inklusif, transparan, dan permanen jika Anda (Biden) menginginkan dukungan dari kedua kubu di Kongres," tegasnya seperti dikutip oleh Klub Wartawan Muda Iran (YJC).
Sebelum ini, Senator Inhofe juga mengumumkan empat syarat untuk setiap kesepakatan Washington dan Tehran.
Empat syarat tersebut adalah mencegah apa yang disebut kemampuan senjata nuklir Iran, menekankan keprihatinan Israel dan sekutu AS di dunia Arab, mengadopsi sebuah solusi permanen untuk memblokir semua akses Iran ke kemampuan senjata nuklir, dan memungkinkan inspeksi rutin dan tanpa syarat terhadap program nuklir Tehran.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dalam wawancara dengan televisi CNN pada 1 Februari lalu, mengatakan jika AS kembali mematuhi kesepakatan nuklir secara penuh, Iran juga akan memenuhi komitmennya. (RM)