Militer AS Mengaku Batasi Program Pelatihan di Ukraina
-
Ilustrasi pasukan Amerika Serikat.
Juru bicara Angkatan Darat AS mengatakan, Komando Pasukan AS di Eropa (USEUCOM) tidak berencana untuk memberikan pelatihan tambahan apapun kepada Angkatan Bersenjata Ukraina.
Mayor Monika Comeaux menuturkan kepada media Sputnik, Minggu (18/4/2021) bahwa USEUCOM tidak mengetahui adanya permintaan dari Kiev untuk pelatihan tambahan dan program pelatihan saat ini dengan Ukraina dilakukan secara teratur.
Namun, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal dalam pertemuan dengan Kuasa Usaha Kedutaan AS di Kiev, Kristina Kvien pada hari Jumat, meminta Washington memperluas program pelatihan angkatan bersenjata negaranya oleh para instruktur AS.
Kristina Kvien juga menekankan bahwa jika perlu, Amerika dapat mengirim lebih banyak pasukan ke Ukraina.
Pemerintah Ukraina baru-baru ini menuduh Rusia mengerahkan pasukan di sekitar perbatasan bersama, dan mengklaim bahwa oposisi yang didukung Rusia secara sistematis melanggar gencatan senjata di timur Ukraina.
Di lain pihak, Rusia menuduh Ukraina gagal menerapkan perjanjian Minsk dan tidak berniat mengurangi ketegangan.
AS telah mengirimkan bantuan militer ke Ukraina dan nilai bantuan ini mencapai ratusan juta dolar, yang mencakup kendaraan lapis baja, drone, dan rudal anti-tank. (RM)