Taliban Umumkan Syarat untuk Berunding dengan Pemerintah Kabul
-
Ilustrasi anggota Taliban Afghanistan.
Kelompok Taliban menuntut pembebasan anggotanya dan penghapusan nama para pemimpin mereka dari daftar hitam PBB sebagai syarat partisipasi Taliban dalam pembicaraan Istanbul.
Dikutip dari Tolonews Afghanistan, Kamis (22/4/2021), Taliban sebelumnya menyatakan mereka tidak akan berpartisipasi dalam pembicaraan damai apapun sebelum pasukan Amerika Serikat dan NATO meninggalkan Afghanistan.
Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan perdamaian di Afghanistan tidak mungkin dicapai selama pasukan asing masih ada dan itulah sebabnya kami memboikot pertemuan Istanbul di Turki.
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Afghanistan untuk Urusan Pakistan, Mohammad Omar Daudzai mengatakan, pembebasan 7.000 tahanan Taliban tergantung pada penerimaan gencatan senjata oleh kelompok tersebut.
Berdasarkan kesepakatan antara Amerika, Taliban, dan pemerintah Afghanistan yang dicapai tahun lalu, lebih dari 5.500 tahanan Taliban telah dibebaskan, tetapi perang dan konflik belum reda di negara itu.
Pembicaraan damai Afghanistan antara pemerintah Kabul dan Taliban dijadwalkan berlangsung pada 24 April depan di kota Istanbul, tetapi ditunda untuk kedua kalinya karena Taliban menolak hadir. (RM)