Rusia Ajak Jerman untuk Melawan Tekanan AS
https://parstoday.ir/id/news/world-i98772-rusia_ajak_jerman_untuk_melawan_tekanan_as
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, mengatakan Moskow siap bekerja sama dengan Berlin dalam mengatasi tantangan bersama, tetapi Jerman harus bersedia membuat kesepakatan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 10, 2021 09:00 Asia/Jakarta
  • Proyek pipa gas dari Rusia ke Jerman, Nord Stream 2.
    Proyek pipa gas dari Rusia ke Jerman, Nord Stream 2.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, mengatakan Moskow siap bekerja sama dengan Berlin dalam mengatasi tantangan bersama, tetapi Jerman harus bersedia membuat kesepakatan.

Lavrov, seperti dikutip laman Farsnews, Rabu (9/6/2021) menuturkan, "Kami memang ingin punya hubungan normal dengan Jerman dan kami ingin bekerja sama dengan mereka dalam mengatasi tantangan bersama. Namun, kami juga ingin melihat kemampuan Jerman untuk membuat kesepakatan."

Lavrov menekankan bahwa Rusia menghargai sikap Jerman terhadap tekanan permusuhan Amerika Serikat pada proyek pipa gas Nord Stream 2.

Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken baru-baru ini mengatakan, Washington akan terus menentang proyek pipa gas North Stream 2.

Blinken menegaskan perampungan proyek itu bukan berarti bahwa ia akan beroperasi. AS masih punya kemampuan untuk menyanksi individu dan lembaga yang mendukung proyek tersebut.

Namun, Duta Besar Jerman untuk Rusia, Geza Andreas von Geyr belum lama ini menyatakan bahwa sanksi Washington terhadap proyek Nord Stream 2 tidak akan mengubah posisi Berlin.

Pemerintah AS menentang pembangunan proyek pipa gas Rusia-Jerman dengan alasan akan menimbulkan ancaman bagi keamanan Eropa. AS telah menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan yang terlibat.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa tahap pertama proyek Nord Stream 2 sudah rampung dan proyek ini mampu melawan tekanan Washington. (RM)