May 26, 2018 11:09 Asia/Jakarta

Hari ini, Sabtu tanggal 26 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 10 Ramadhan 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 5 Khordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Sayidah Khadijah as Wafat

 

1442 tahun yang lalu, tanggal 10 Ramadan tiga tahun sebelum Hijriah, Khadijah as, istri Rasulullah Saw meninggal dunia.

 

Sayidah Khadijah as adalah seorang perempuan Quraisy yang terkemuka dan hartawan. Ketika Muhammad Saw diangkat Allah sebagai Rasul, Khadijah adalah orang pertama yang beriman dan memeluk agama Islam. Beliau pun menjadi pendukung utama dakwah Rasulullah dan bahkan mengorbankan seluruh hartanya demi dakwah Islam. Tahun wafatnya Khadijah disebut sebagai tahun kesedihan karena pada tahun yang sama, Rasulullah juga kehilangan pendukung utamanya yang lain, yaitu Abu Thalib.

 

Mengenai Khadijah, Rasulullah bersabda, "Demi Allah, Khadijah adalah anugerah terbesar dari Allah untukku. Dia beriman kepadaku ketika semua orang mengingkariku dan dia membenarkanku ketika semua orang mendustakanku."

Image Caption

 

Dewan Kerjasama Teluk (P-GCC) Didirikan 

 

37 tahun yang lalu, tanggal 26 Mei 1981, negara-negara Arab Saudi, Kuwait, Emirat, Bahrain, Qatar, dan Oman menandatangani perjanjian pendirian Dewan Kerjasama Teluk (P-GCC).

 

Tujuan utama didirikannya organisasi ini adalah untuk meningkatkan kerjasama di bidang politik, ekonomi, dan keamanan serta pencegahan atas kemungkinan ancaman keamanan dari pihak luar terhadap para anggotanya.

 

Namun hingga kini, tujuan yang diharapkan oleh pembentukan P-GCC tampaknya belum mencapai sasaran karena sejumlah faktor, seperti ketergantungan kuat sebagian anggota kepada pihak-pihak luar serta tidak bergabungnya negara-negara di kawasan Teluk Persia lainnya ke dalam organisasi ini.

 

Rahim Moazzen Zadeh Wafat

 

13 tahun yang lalu, tanggal 5 Khordad 1384 HS, Rahim Moazzen Zadeh, pelantun azan terkenal Iran meninggal dunia di Tehran akibat penyakit yang dideritanya.

 

Ustad Rahim Moazzen Zadeh lahir dari keluarga yang mempunyai kemampuan suara bagus dan rata-rata adalah muazzin. Moazzen Zadeh merupakan anak tertua Abdolkareem dan ia menekuni jalan yang dilalui oleh ayahnya secara serius. Sepeninggal ayahnya, praktis Moazzen Zadeh melanjutkan kebiasaan ayahnya melantunkan azan di masjid.

 

Lantutan azan Moazzen Zadeh menjadi terkenal di Iran dibaca dengan gaya Turki "Zand". Azan gaya Moazzen Zadeh menjadi terkenal setelah azannya direkam pada 15 Khordad 1334 HS di studio 6.

 

Menurut Moazzen Zadeh, waktu itu ia tengah berpuasa dan hendak melantunkan azan yang nantinya menjadi budaya Iran dan Islam.