May 28, 2018 09:52 Asia/Jakarta

Hari ini, Senin tanggal 28 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 12 Ramadhan 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 7 Khordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ibnu Al-Jauzi Meninggal

 

842 tahun yang lalu, tanggal 12 Ramadan 597 HQ, Ibnu al-Jauzi, seorang ulama fiqih, hadis, dan sejarah abad ke-6 Hijrah, meninggal dunia di kota Bagdad.

 

Ibnu al-Jauzi dilahirkan pada tahun 510 Hijriah dan menghabiskan sebagian besar umurnya untuk menuntut ilmu dan menulis buku. Selain menguasai bidang fiqih dan hadis, Ibnu al-Jawzi juga mahir dalam berkhutbah, sehingga menjadi kepercayaan dari para ulama di zamannya.

 

Karya tulis Ibnu al-Jawzi mencapai 200 jilid dan yang terkenal di antaranya berjudul "al-Muntazhim" dan "Mawa'izh al-Muluk".

Image Caption

 

Alexander Graham BellLahir

 

171 tahun yang lalu, tanggal 28 Mei 1847, penemu telepon asal Amerika, Alexander Graham Bell dilahirkan.

 

Sejak remaja ia sangat berminat di bidang teknik. Setelah 10 tahun melakukan berbagai macam riset dan percobaan, akhirnya Graham Bell berhasil membuat perangkat konduktor suara.

 

Telepon yang kita kenal saat ini, sebenarnya adalah bentuk penyempurnaan dari temuan Graham Bell tersebut. Ia juga berhasil membuat lembaran fonograf yang pertama kali. Selain itu, alat perekam fonograf adalah hasil temuan lain Graham Bell.

 

Pembukaan Periode Pertama Majelis Syura Islam Iran

 

14 tahun yang lalu, tanggal 7 Khordad 1383 HS, pembukaan periode pertama Majelis Syura Islam Iran.

 

Tanggal 7 Khordad dikenal di Iran sebagai Hari Undang-Undang dan dimulainya pekan parlemen yang mengingatkan tanggal 7 Khordad 1359 Hs. Pada hari itu untuk pertama kalinya dibukan Majelis Syura Islam Iran dan sejak saat itu di tahun 63, 67, 71, 75, 79 dan tahun 1383 dimulai acara pembukaan hari pertama kerja parlemen Iran periode kedua hingga ketujuh.

 

Acara pembukaan periode pertama Majelis Syura di Iran merupakan titik tolak penting di negara ini. Tugas Majelis adalah menetapkan undang-undang dan melakukan pengawasan langsung terhadap kinerja presiden dan kabinetnya. Anggota parlemen Iran berjumlah 290 orang yang dipilih secara langsung. Setiap kota, sesuai dengan populasi penduduknya memiliki kursi di parlemen.

 

Pemilu periode pertama Majelis Syura Islam dilakukan hanya setahun setelah kemenangan Revolusi Islam Iran, tepatnya pada 24 Isfand 1358 Hs. Dalam pemilu legislatif ini diikuti oleh sekitar 11 juta orang.