Lintasan Sejarah 14 November 2018
-
Lintasan Sejarah 14 November 2018.
Hari ini, Rabu 14 November 2018 bertepatan dengan 6 Rabiul Awal 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 23 Aban 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.
Kelahiran Maulawi Jalaluddin Ar-Rumi
836 tahun yang lalu, tanggal 6 Rabiul Awal 604 HQ, Jalaluddin Mohammad bin Baha ad-Din yang dikenal dengan Jalaluddin Rumi lahir di kota Balkh.
Rumi pergi ke Turki bertepatan dengan serangan tentara Mongol dan tinggal di kota Konya. Rumi belajar kepada ayahnya dan untuk beberapa waktu ia sempat belajar di Syam.
Ketika kembali ke Konya, Jalaluddin Rumi menyibukkan dirinya mengajar ilmu-ilmu agama, sehingga suatu hari ia bertemu dengan seorang arif besar bernama Syamsuddin Mohammad bin Ali Tabrizi di kota itu juga. Pertemuan itu membuat hati Rumi membara hingga akhir hayatnya. Jalaluddin Rumi tidak pernah berhenti mencari hakikat ilahi.
Jalaluddin Rumi menghabiskan 30 tahun dari usianya untuk mencari hakikat di akhir umurnya. Di masa itu pula Rumi meninggal banyakkarya. Matsnawi Maulawi adalah karya monumentalnya yang ditulis dalam 26 ribu bait syair. Ia juga menulis Diwan Ghazal Syams, Rubaiyat yang terkenal, Majalis Sab'ah dan Fihi Ma Fihi.
Kelahiran Jawaharlal Nehru
129 tahun yang lalu, tanggal 14 November 1889, Jawaharlal Nehru, salah satu pemimpin besar perjuangan rakyat India dalam melawan penjajahan Inggris, terlahir ke dunia di kota Allahabad, India utara.
Nehru adalah lulusan pendidikan tinggi di bidang hukum dan dengan menjadi anggota gerakan Kebangitan Nasional India, dia memulai perjuangannya melawan penjajahan Inggris. Akibat aktivitasnya itu, Nehru berkali-kali dipenjarakan. Selama di penjara, Nehru melahirkan karya berjudul "Hidupku", "Meninjau Sejarah Dunia", dan "Penemuan India".
Setelah bergabungnya Mahatma Gandhi dalam Kebangitan Nasional India, gerakan perjuangan rakyat India semakin kuat dengan dipimpin oleh kedua pemimpin besar itu. Akhirnya, pada bulan Agustus 1947, India meraih kemerdekaannya. Setelah India merdeka, selama 16 tahun Nehru menjabat sebagai Perdana Menteri India. Nehru meninggal pada tahun 1960.
Parlemen Ketiga Iran Dibubarkan
103 tahun yang lalu, tanggal 23 Aban 1294 HS, parlemen periode ketiga di Iran dibubarkan atas perintah Ahmad Shah, raja terakhir dari Dinasti Qajar.
Tindakan ilegal Ahmad Shah ini dilakukan setelah pertemuannya dengan menteri-menteri Rusia dan Inggris. Pada masa itu, pemerintahan Inggris dan Rusia berusaha untuk menarik Iran agar terlibat dalam Perang Dunia Pertama melawan Jerman. Oleh karena itu pula, kedua negara mendatangkan pasukannya ke Iran. Pasukan Rusia masuk ke Iran dari arah utara dan pasukan Inggris dari arah selatan.
Perlemen Iran menentang kedatangan pasukan asing ini dan mendirikan komite pertahanan nasional. Namun, komite ini tidak mampu berbuat banyak karena lemahnya posisi Shah Iran di hadapan negara-negara asing. Akhirnya, pada tahun 1917, seiring dengan revolusi di Rusia, pasukan negara ini ditarik keluar dari Iran. Tapi, Inggris masih tetap bercokol di Iran untuk melebarkan sayap imperialismenya di negara ini.