Nov 28, 2018 08:11 Asia/Jakarta
  • 28 November 2018
    28 November 2018

Hari ini, Rabu tanggal 28 November 2018 yang bertepatan dengan tanggal 20 Rabiul Awal 1440 Hijriah Qamariah.

Abu Thayyib Thabari Meninggal Dunia

990 tahun yang lalu, tanggal 20 Rabiul Awal 450 HQ, Abu Thayyib Thabari seorang ulama dan sastrawan muslim terkenal meninggal dunia di kota Baghdad dalam usia 102 tahun.

Abu Thayyib Thabari dilahirkan di Amol, sebuah kawasan di utara Iran, pada tahun 347 hijriah. Setelah usianya beranjak dewasa, Thabari melakukan perjalanan ke Bahhdad dalam rangka menuntut ilmu.

Di kota itu pulalah beliau akhirnya menetap dan menjalani tugas keulamaannya hingga akhir hayatnya. Di antara karya terkenal Thabari adalah buku-buku berjudul "Jawabun fis-Sima' wal Ghina" dan "At-Ta'liqatul Kubra fil Furu'".

Ayatullah Abdolkareem Khuyini Zanjani Wafat

67 tahun yang lalu, tanggal 7 Azar 1330 HS, Ayatullah Abdolkareem Khuyini Zanjani meninggal dunia dalam usia 77 tahun dan dimakamkan di kota Qom.

Ayatullah Sheikh Abdolkareem Khuyini Zanjani pada 1253 HS lahir di kota Khuyin, bagian dari kota Zanjan dan sejak kecil telah belajar di madrasah agama. Kemudian, untuk menyempurnakan pendidikannya, ia pergi ke Qazvin dan setelah itu ke Najaf, Irak. Selama di Najaf, beliau belajar kepada Allamah Sayid Kazem Yazdi, Sheikh as-Syariah Isfahani, Akhond Mollah Mohammad Kazem Khorasani dan Mirza Mohammad Taqi Shirazi, hingga mencapai derajat keilmuan yang tinggi.

Setelah bertahun-tahun tinggal di Najaf, Ayatullah Abdolkareem Khuyini Zanjani kembali ke kota kelahirannya Zanjan dan memulai aktivitasnya menyebarkan agama, mengelola urusan Muslimin dan mendidik murid dan calon ulama.

Ulama besar ini di akhir usianya, setelah tinggal selama 40 tahun di Zenjan, ia pindah ke kota Qom dan mengajar kuliah untuk tingkat mujtahid. Beliau juga banyak meninggalkan karya tulis, seperti catatan pinggir untuk Urwah al-Wutsqa, syarah Kifayah al-Ushul dalam 2 jilid dan buku Fawaid.

Inggris Keluar dari Pulau Abu Musa, Tonb Besar dan Tonb Kecil

47 tahun yang lalu, tanggal 28 November 1971, Inggris keluar dari tiga pulau di Teluk Persia, yaitu pulau Abu Musa, Tonb Besar dan Tonb Kecil, dan kekuasaan atas tiga pulau ini dikembalikan kepada pemerintah Iran.

Keluarnya Inggris dari ketiga pulau tersebut adalah bagian dari rencana Inggris untuk keluar dari wilayah Mediterania dan Teluk Persia karena masalah ekonomi dan politk. Tiga pulau ini memiliki nilai strategis karena terletak di Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Oman.

Pulau Abu Musa, Tonb Besar dan Tonb Kecil diduduki oleh Inggris sejak tahun 1887untuk mengamankan jalur perdagangannya di Teluk Persia dan Samudera Hindia.