Des 23, 2018 15:11 Asia/Jakarta
  • Karpet Mesin Iran
    Karpet Mesin Iran

Salah satu infrastruktur utama industri tekstil adalah industri permadani mesin. Produk ini berada di ujung mata rantai produksi. Oleh karena itu, dari sisi nilai tambah, produk ini memiliki nilai yang tinggi dan pengembangannya dapat membantu industri pendukung berkembang.

Karpet dan permadani mesin adalah conton dari karpet yang dibuat dan ditenun dengan menggunakan alat mesin, bukan dengan tangan. Produk karpet mesin lebih mudah ketimbang karpet tangan karena murahnya bahan baku serta produksinya yang besar-besaran dalam waktu singkat. Produk ini menggunakan teknologi canggih, bahan baku yang beragam dan keragaman kerapatannya.

 

Salah satu perbedaan karpet tangan dan mesin adalah penggunaan serat sintesis seperti akrilik, polyster dan  polypropylene. Arkilik adalah sebuah serat diproduksi di mana substansi pembentuk serat adalah setiap polimer rantai panjang sintetis terdiri dari paling sedikit 85% berat unit akrilonitril.

 

Serat akrilik diproduksi oleh dua metode dasar berputar (ekstrusi), kering dan basah. Dalam metode berputar kering, bahan yang akan berputar dilarutkan adalah pelarut. Setelah ekstrusi melalui alat pemintal itu, pelarut diuapkan, memproduksi filamen terus menerus yang kemudian dapat dipotong menjadi pokok, jika diinginkan. Dalam berputar basah, solusi berputar diekstrusi ke dalam bak koagulasi cair untuk membentuk filamen, yang diambil, dikeringkan, dan diproses.

 

Polyester fiber, adalah serat sintetik yang terbuat dari hasil polimerisasi etilen glikol dengan asam tereptalat melalui proses polimerisasi kondensasi. Hasil polimerisasi berupa chip atapun polimer leleh, yang kemudian di lakukan proses spinning untuk membentuk fiber. Pembentukan fiber dilakukan dengan temperatur di atas titik leleh polyester, dengan bantuan gear pump yang menentukan ukuran fiber yang keluar melalui spinneret.

 

Spinneret disini akan menentukan cross section atau bentuk dari fiber yang diinginkan, seperti bulat, segitiga, dan lain-lain. Selanjutnya ribuan helai serat panjang ini disatukan dan ditarik serta diletakkan di dalam can. Serat-serat dari bebarapa can kemudian ditarik (draw) bersama sama sehingga didapatkan serat dengan ketebalan tertentu biasanya dinyatakan dengan satuan denier.
 

Akrilik merupakan serat sintesis paling umum yang banyak digunakan di produksi karpen mesin. Serat ini memiliki banyak kesamaan dengan serat alami, yakni wol. Akrilik bila dibanding dengan serat sintesis lainnya memiilki keunggulan dair sisi kualitas dan tahan lama. Dengan demikian karpet mesin yang menggunakan serat akrilik harganya lebih mahal ketimbangan karpet dari jenis lainnya.

Poliester atau serat sutra sintesis adalah serta lain yang digunakan dalam produksi karpet mesin. Karpet mesin dengan serat ini mengingat keunggulannya dari sisi kemudahan pencucian dan warna cerahnya, memiliki konsumen besar di pasar dunia. Karpet mesin dengan serat poliester memiliki daya tahan tinggi dan tingkat kecerahan yang unggul. Mengingat kemiripannya dengan karpet sutra, para konsumen sangat mengagumi dan cederung membeli produk ini.

 

Sejarah karpet mesin di Iran kembali pada setengah abad silam. Di awal dekade 50-an, karpen mesin pertama Iran diproduksi di Kashan. Karpet tersebut awalnya pendek dan ringan. Seiring dengan berlalunya waktu dan pembangunan perusahaan industri Kashan (Karpet Ravand), perusahaan ini selain memproduksi karpet mesin juga memproduksi bahan baku yang dibutuhkan industri ini.

 

Produk pertama perusahaan ini dikeluarkan tahun 1353 Hs (1974). Produk ini memiliki banyak kemiripan dengan karpet tangan dan mendapat sambutan luas dari masyarakat. Untuk selanjutnya banyak bermunculan perusahaan karpet mesin dengan berbagai merek, Gilan, Fars, Nagshe Iran dan Ekbatan. Saat ini terdapat puluhan perusahaan yang memproduksi karpet mesin di berbagai kota Iran dengan merek terkenal seperti karpet Solomon, karpet Mashad, Shiraz, Mazandaran, Setare Kavir, Bastan dan berbagai merek karpet lainnya.

 

Proses pembuatan karpet mesin mencakup tiga tahapan, pemintalan, penenuan dan penyempurnaan karpet. Di tahap pertama proses pembuatan karpet mesin, pertama-tama serat dikirim ke pabrik dan setelah proses pewarnaan dengan berbagai warga yang berbeda, kemudian diserahkan ke unit pemintalan benang. Di bagian ini, benang yang diperlukan diubah menjadi benang heat set dengan nomer berbeda.

 

Pengaturan panas (Heat setting) adalah istilah yang digunakan dalam industri tekstil untuk menggambarkan proses termal yang biasanya terjadi di atmosfer uap atau lingkungan panas kering. Efek dari proses ini memberikan serat, benang atau stabilitas dimensi kain dan, sangat sering, atribut yang diinginkan lainnya seperti volume yang lebih tinggi, resistensi kerut atau tahan suhu. Sangat sering, pengaturan panas juga digunakan untuk meningkatkan atribut untuk proses selanjutnya.

 

Pengaturan panas dapat menghilangkan kecenderungan getaran yang tidak diinginkan. Pada proses lilitan, puntir, tenun, tufting, dan rajutan, kecenderungan yang meningkat untuk torquing dapat menyebabkan kesulitan dalam memproses benang. Saat menggunakan pengaturan panas untuk benang karpet, hasil yang diinginkan tidak hanya mencakup berkurangnya torquing tetapi juga stabilisasi atau pemasangan benang serat. Baik stabilisasi twist dan stabilisasi efek dekorasi adalah hasil dari proses pengaturan panas.

 

Pengaturan panas menguntungkan benang stapel serta benang bulked continuous filament (BCF). Pengaturan panas sering menyebabkan serat sintetis untuk mendapatkan volume juga. Pertumbuhan volume ini umumnya digambarkan sebagai "pengembangan massal". Semua proses menggunakan suhu dan / atau uap air untuk memberikan tekstil salah satu atribut yang disebutkan di atas dikenal sebagai pengaturan panas. Istilah "fiksasi termal" lebih jarang digunakan. Dalam industri karpet, proses ini secara eksklusif disebut "pengaturan panas".

 

Setelah proses pemintalan di proses produksi karpet mesin adalah proses penenunan. Di unit ini, proses pemintalan dilakukan oleh mesin. Sementara proses ketiga dari produksi karpen mesin adalah proses penyempurnaan produk yang mencakup berbagai berbagai fase mulai dari kontrol kualitas hingga pengepakan.

 

Tahap berikutnyanya adalah penjualan dan pengiriman produk. Uniknya di Iran sejumlah pabrik karpet mesin hanya menyediakan produk dan tidak melakukan penjualan sendiri. Tapi ada juga pabrik yang langsung memiliki jalur penjualannya sendiri dan memasarkannya ke pasar.

Karpet Kashan

 

Industri karpet mesin merupakan salah satu industri penting di perekonomian Iran. Industri ini termasuk salah satu di antara lima cabang industri tekstil yang menjadi perhatian utama pemerintah untuk dikembangkan. Saat ini kapasitas produksi nominal industri karpet mesin di Iran sekitar 120 juta meter kubik dalam setahun. Lebih dari 10 persen tenaga kerja yang aktif di sektor industri tekstil Iran diserap oleh industri karpet mesin. Di sektor ini setiap tahun diproduksi 80 juta meter kubik karpet mesin dan angka ini mencakup 5 persen nilai industri tekstil nasional.

 

Di antara kota di Iran yang aktif memproduksi karpet mesin adalah Mashad, Tehran, Yazd, Isfahan dan Delijan. Di provinsi Isfahan, kota-kota seperti Aran, Bidgol dan Kashan dikenal sebagai kutub dan pusat produksi karpet mesin Iran serta salah lokasi utama produksi karpet mesin di dunia. 

 

80 persen dari perusahaan karpet mesin Iran berada di kawasan ini dan memproduksi 70 persen karpet mesin nasional. Di kota Kashan terdapat lebih dari 700 unit ekonomi yang aktif memproduksi karpet mesin. 80 persen produksi dan tenaga kerja di kota ini aktif di sektor karpet mesin dan industri yang berkaitan seperti industri pemintalan.

 

Kualitas, keindahan dan keragaman corak karpen mesin Kashan menyedot perhatian berbagai negara dunia. Saat ini produksi kota ini diekspor ke lebih dari 40 negara dunia. Tujuan utama ekspor karpet mesin Kashan adalah Australia, Belgia, Turki, Jerman, Inggirs, Cina, Pakistan, Irak, Afghanistan dan negara-negara Asia Tengah serta Amerika Latin.

 

Selama beberapa tahun terakhir industri karpet mesin Iran dari sisi kualitas menempati posisi pertama dunia dan kedua produsen besar di tingkat internasional dari sisi volume.