Lintasan Sejarah 11 September 2020
Hari ini, Jumat 11 September 2020 bertepatan dengan 22 Muharam 1441 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 21 Shahrivar 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
Syeikh Thusi Meninggal Dunia
982 tahun yang lalu, tanggal 22 Muharram 460 HQ, Syeikh Muhammad bin Hasan al-Thusi yang mendapat gelar kehormatan Sheikh al-Thaifah, seorang muhaddis dan salah satu ulama terbesar sepanjang sejarah Islam meninggal dunia.
Beliau lahir pada tahun 385 hijirah di Thus, kota di kawasan timur laut Iran. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, beliau bertolak ke Irak untuk menimba ilmu agama. Di sana Thusi berguru kepada para ulama besar di antara Sheikh Mufid dan Sayid Murtadha 'Alamul Huda. Berkat kecerdasan dan ketekunannya yang besar, Mohammad al-Thusi berhasil mencapai derajat keilmuan yang tinggi. Kedalaman ilmunya dengan cepat dikenal secara luas.
Syeikh Thusi selanjutnya mendirikan lembaga pendidikan agama di kota Najaf, Irak. Lembaga pendidikan itu dengan berjalannya waktu semakin marak dan Najak menjelma sebagai pusat keilmuan sampai zaman ini.
Syeikh Thusi meninggalkan banyak karya penulisan di berbagai cabang ilmu seperti tafsir al-Quran, fiqh, usul fiqh, dan hadits. Salah satu karyanya yang terkenal adalah tafsir al-Quran, al-Tibyan yang terdiri atas sepuluh jilid. Di awal kitabnya ini, Syeikh Thusi membahas tentang Ulumul Quran.
Para mufassir mengakui bahwa kitab tafsir al-Tibyan adalah karya yang langka karena menjelaskan berbagai ilmu dalam kitab suci al-Quran. Karya beliau yang lain adalah al-Tahdzib dan kitab al-Istibshar, yang memuat hadits dan riwayat dari Rasulullah Saw dan Ahlul Bait as tentang syariat dan fiqih. Dua kitab ini menjadi buku rujukan utama Syiah Imamiah, bersama dengan al-Kafi karya Syeikh Kulaini dan Man Laa Yahdluruhul Faqih karya Syeikh Shaduq.
Gugurnya Ayatullah Khiyabani
140 tahun yang lalu, tanggal 21 Shahrivar 1259 HS, Sheikh Mohammad Khiyabani, seorang pejuang pada periode Revolusi Konstitusional Iran, gugur syahid.
Setelah menuntut ilmu-ilmu agama, Sheikh Khiyabani memulai perjuangannya untuk melawan kekejaman penguasa Iran saat itu, yaitu dinasti Qajar.
Pasca disingkirkannya Shah Mohammad Ali, Sheikh Khiyabani terpilih sebagai wakil rakyat Tabriz di parlemen Iran. Kemudian, beliau kembali berjuang melawan pemerintahan Wutsuqud-Daulah yang merupakan penandatangan perjanjian kerjasama antara Iran dan Inggris.
Sheikh Khiyabani sempat berhasil merebut kekuasaan pemerintahan di kota Tabriz, namun kemudian dalam pertempuran yang tidak seimbang melawan pasukan pemerintah, beliau gugur syahid. Dengan gugurnya Sheikh Khiyabani, gerakan kebangkitan di Tabriz telah ditaklukkan oleh rezim Wutsuqud-Daulah.
Muhammad Ali Jinah Wafat
72 tahun yang lalu, tanggal 11 September 1948, Muhammad Ali Jinah yang dijuluki "Qaid A'dzam", pendiri negara Pakistan, meninggal dunia.
Ali Jinah dilahirkan pada tahun 1876 di kota Karachi. Dia merupakan salah satu pendiri Liga Muslim pada tahun 1906. Awalnya, partai ini aktif di bidang budaya dan agama, namun secara bertahap mulai beralih ke kegiatan politik dan menyuarakan keinginan untuk mendirikan negara muslim yang independen.
Dengan kepemimpinan Jinah, banyak kaum muslimin yang bergabung dalam Liga Muslim dan partai ini menjadi sangat besar dan kuat. Dalam pemilu anggota parlemen yang diselenggarakan pasca Perang Dunia Kedua, partai Liga Muslim menang di semua daerah muslim di India.
Pada tahun 1947, Pakistan berhasil mencapai kemerdekaannya dengan bentuk pemerintahan gubernur jenderal dan Muhammad Ali Jinah menjadi gubernur jenderal pertama negara ini. Untuk menghormati jasa-jasanya, rakyat Pakistan menggelarinya sebagai Bapak Bangsa.