Lintasan Sejarah 20 November 2020
Hari ini, Jumat 20 November 2020 bertepatan dengan 4 Rabiul Tsani 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 30 Aban 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
Abu Bakar Muhammad Anbari lahir kedunia
929 tahun yang lalu, tanggal 4 Rabiul Tsani 513 HQ, Abu Bakar Muhammad Anbari seorang fakih, ahli hadis, dan pakar nahwu dan sastra, terlahir ke dunia.
Sejak usia muda, Anbari memperdalam ilmu agama dan menimba ilmu Nahwu dan sastra dari ayahnya. Setelah mempelajari berbagai ilmu Anbari kemudian mengajar dan banyak murid yang menimba ilmu darinya.
Dia adalah seorang fakih dan pakar nahwu terkenal. Diantara karyanya adalah buku Manshur Al Fawaid.
Abdol Hossein Farmanfarma, Politikus Qajar Meninggal Dunia
81 tahun yang lalu, tanggal 30 Aban 1318 HS, Abdol Hossein Farmanfarma meninggal dunia dalam usia 86 dan dikuburkan di kota Rey.
Abdol Hossein Farmanfarma yang dikenal dengan Nosrat al-Dowleh merupakan keponakan Mohammad Shah Qajar dan sepupu Naseer ad-Din Shah. Ia dilahirkan sekitar tahun 1232 HS di Tehran. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Dar al-Fonoun, ia kemudian diangkat menjadi pegawai kerajaan. Dengan cepat ia mendapat posisi penting, sehingga ketika Naseer ad-Din Shah melawat Eropa, ia menjadi Komandan Pasukan Pengaman Raja. Setelah kembali dari Eropa ia diangkat menjadi Gubernur Kerman dan Baluchestan dengan julukan Farman Farma.
Abdol Hossein banyak diberi posisi penting di pemerintah, hingga sempat menjadi perdana menteri. Namun pasca kudeta tahun 1299 HS, ia mulai ditekan oleh kerajaan dan sejak Sayid Ziya ad-Din Thabathabai berkuasa selama tiga bulan, Abdol Hossein menghabiskan umurnya di penjara. Ia bisa menghirup udara bebas setelah lengsernya Sayid Ziya ad-Din Thabathabai. Sejak dibebaskan ia tidak diberi pos apapun dan hanya diperbolehkan mengikuti acara-acara resmi kerajaan. Sekalipun dekat dengan Reza Khan, ia tidak diberi satu jabatan pentingpun
Semasa hidupnya, Farmanfarma diangkat sebagai gubernur selama sepuluh kali, sembilan kali menjadi menteri dan menjabat perdana menteri sebanyak dua kali. Abdol Hossein pribadi yang banyak kerja, tapi sangat menindas. Dalam pekerjaannya ia banyak menerapkan cara-cara licik, bahkan ia tidak segan-segan menjilat orang di atasnya. Sementara di bidang politik, Farmanfarma berkeyakinan Iran harus bekerjasama dengan Inggris.
Kehidupan Farmanfarma bak sebuah kementerian kecil. Ia memiliki banyak rumah di Tehran dan di kota-kota Iran lainnya. Mereka yang bekerja dan dekat dengan dirinya yang mengelola seluruh hartanya. Di tahun-tahun terakhir dari umurnya, Abdol Hossein serius mengurusi kekayaannya. Dalam hal ini, Farmanfarma sangat memperhatikan perubahan yang terjadi. Pasca perubahan rezim despotik menjadi konstitusi dan setelah goyahnya kekuasaan Qajar dan berkuasanya Dinasti Pahlevi, ia dapat memainkan peran sedemikian rupa, sehingga tidak pernah menjadi korban perubahan yang ada.
Niels Bohr Meninggal Dunia
58 tahun yang lalu, tanggal 20 November 1962, Niels Hendrik Bohr, seorang fisikawan Denmark, meninggal dunia.
Ia dilahirkan di Kopenhagen, Denmark pada tanggal 7 Oktober 1885 di sebuah keluarga pencinta ilmu. Ayahnya adalah seorang profesor di bidang fisiologi dan dialah yang membangkitkan minat Niels Boehr untuk menggeluti bidang fisika. Ketika masih berstatus sebagai mahasiswa di bidang fisika, ia sudah memenangkan hadiah dari Akademi Ilmu Kopenhagen atas penelitian yang dilakukannya.
Pada tahun 1913, ia berhasil menciptakan teori penyerapan sinar alfa dan melakukan studi terhadap struktur atom dengan dasar penemuan Rutherford terhadap nukleus atom. Selanjutnya, ia berhasil menemukan gambar struktur atom. Penemuannya atas struktur atom ini membuatnya dianugerahi hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1922.