Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

negara-negara arab

  • Krisis di Teluk: Sekutu AS Terpecah—Ada yang Takut Terbakar, Ada yang Nekat Perang

    Krisis di Teluk: Sekutu AS Terpecah—Ada yang Takut Terbakar, Ada yang Nekat Perang

    Aug 03, 2026 21:22

    Pars Today - Menurut laporan Wall Street Journal, negara-negara Arab di kawasan Teluk Persia masih memiliki perbedaan pendapat yang mendalam tentang bagaimana melanjutkan perang Iran.

  • Sheikh Isa Qassim: 'Rezim Arab Pilih Jadi Budak AS-Zionis, Biarkan Umat Islam Terbakar'

    Sheikh Isa Qassim: 'Rezim Arab Pilih Jadi Budak AS-Zionis, Biarkan Umat Islam Terbakar'

    Aug 03, 2026 18:02

    Pars Today - Pemimpin Syiah Bahrain, dengan memperingatkan tentang konspirasi-konspirasi jahat Amerika-Zionis, mengkritik keras rezim-rezim Arab yang pengkhianat.

  • NYT: Kekhawatiran di Kalangan Sekutu—Perang Iran Bukan Kemenangan, Tapi Posisi AS dan Israel Kini Melemah

    NYT: Kekhawatiran di Kalangan Sekutu—Perang Iran Bukan Kemenangan, Tapi Posisi AS dan Israel Kini Melemah

    Aug 02, 2026 18:16

    Pars Today – Sebuah media AS merujuk pada kekhawatiran sekutu-sekutu negara itu tentang kekalahan di hadapan Iran.

  • Sheikh-sheikh Teluk Persia Siapkan Skenario Hadapi Konflik AS-Iran

    Sheikh-sheikh Teluk Persia Siapkan Skenario Hadapi Konflik AS-Iran

    Jul 10, 2026 20:21

    Pars Today – Menteri-Menteri Luar Negeri Negara-Negara Dewan Kerja Sama Teluk Persia, menyusul meningkatnya perkembangan di kawasan, melakukan konsultasi secara ekstensif.

  • AS dan Iran kembali Tegang, Negara-negara Arab Jadi Sibuk

    AS dan Iran kembali Tegang, Negara-negara Arab Jadi Sibuk

    Jul 09, 2026 21:22

    Pars Today – Kementerian Luar Negeri Qatar mengumumkan serangkaian panggilan telepon antara Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri negaranya dengan rekan-rekannya di Arab Saudi, Oman, Turki, dan Uni Emirat Arab mengenai perkembangan akibat eskalasi ketegangan militer antara AS dan Iran, serta menekankan pentingnya dialog dan pengendalian krisis.

  • "Hentikan Kerja Sama dengan AS": Peringatan Keras Ansarullah ke Negara-Negara Arab

    Jul 09, 2026 13:36

    Pars Today - Kementerian Luar Negeri Yaman memperingatkan rezim-rezim Arab di kawasan tentang kelanjutan kerja sama dan partisipasi mereka dalam agresi AS.

  • "Jangan Jadi Anak Buah": Velayati Kecam Negara Arab yang Ikut-ikutan AS

    Jun 27, 2026 14:56

    Pars Today - Penasihat Pemimpin Revolusi Islam dalam Urusan Internasional menegaskan bahwa stabilitas negara-negara Arab di sekitar Teluk Persia saat ini adalah karena pengelolaan abadi Iran atas jalur vital Selat Hormuz.

  • Negara-negara Arab Mulai Tak Percaya pada Perlindungan AS

    Negara-negara Arab Mulai Tak Percaya pada Perlindungan AS

    Jun 16, 2026 12:38

    Pars Today – Sumber-sumber regional mengabarkan tentang ketidakpercayaan regional terhadap payung perlindungan Washington, dan sebaliknya, perubahan keseimbangan menguntungkan Iran.

  • Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman: Iran Berhak Kelola Selat Hormuz

    Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman: Iran Berhak Kelola Selat Hormuz

    May 22, 2026 13:13

    Pars Today - Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman memperingatkan agar agresi Zionis terhadap Lebanon dan Palestina tidak berlanjut. Ia menegaskan kembali solidaritas penuh negaranya dengan Republik Islam Iran, serta hak Tehran untuk mempertahankan diri dan mengelola Selat Hormuz.

  • Trump Batal Serang Iran Lagi, Kali Ini Gara-gara Pangeran Arab

    Trump Batal Serang Iran Lagi, Kali Ini Gara-gara Pangeran Arab

    May 19, 2026 14:48

    Pars Today - Presiden AS Donald Trump, Senin (18/5) malam, untuk kesekian kalinya membatalkan serangan militernya terhadap Iran, kali ini dengan alasan para pemimpin Arab memintanya dengan alasan "negosiasi yang serius".

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Jenderal Mohebbi: Jika Perang Baru Terjadi, Iran Akan Gunakan Senjata yang Jauh Lebih Mematikan

    Jenderal Mohebbi: Jika Perang Baru Terjadi, Iran Akan Gunakan Senjata yang Jauh Lebih Mematikan

    7 hours ago
  • Gharibabadi: Perang Militer Gagal, Kini Mereka Sebut Kekalahan Berikutnya dengan "Perang Ekonomi"

  • Bandara Ben Gurion Lumpuh: Pemogokan Karyawan dan 'Kedatangan' Tanker AS Bikin Kekacauan Total!

  • Dari "Pukulan Final" ke "Pencekikan Ekonomi": Trump Takluk pada Fakta—Iran Tetap Berdiri di Hormuz!

  • Abdollahi: Mata Kami Tak Pernah Terpejam—Negara yang Bantu AS Akan Dianggap Musuh Perang

Pilihan Editor
  • S-400 vs F-35: Jalan Buntu Ankara-Abu Dhabi yang Mengungkap Jerat Strategis Turki

    S-400 vs F-35: Jalan Buntu Ankara-Abu Dhabi yang Mengungkap Jerat Strategis Turki

    8 hours ago
  • Tiongkok Peringatkan Jepang: 'Jangan Main Api' dalam Masalah Nuklir

    Tiongkok Peringatkan Jepang: 'Jangan Main Api' dalam Masalah Nuklir

    12 hours ago
  • Ancaman 'Operasi Ekonomi Dahsyat' Trump: Rekam Jejak Gagal yang Berulang

    Ancaman 'Operasi Ekonomi Dahsyat' Trump: Rekam Jejak Gagal yang Berulang

    12 hours ago
Terpopuler
  • Axios: Kapal Induk AS Dipindah; Sekutu Mulai Ragu akan Perlindungan Washington

  • Mearsheimer: AS Tak Punya Pilihan Selain Menyetujui Tuntutan Iran

  • Mayjen Abdollahi: Negara Teluk Klaim Netral, Tapi Pesawat AS Beroperasi di Wilayah Kalian

  • Washington Mempertimbangkan Penarikan Militer dari Teluk Persia

  • Foreign Affairs: Perang Iran Hancurkan Kredibilitas AS, Tatanan Baru Asia Barat Muncul

  • Berri: Apa yang terjadi di Lebanon Selatan tidak Dapat Ditoleransi

  • Financial Times: Iran Perluas Daftar Sasaran hingga Eropa jika AS Kembali Serang

  • Kebuntuan Diplomasi dan Pergeseran Doktrin Militer Iran: Dari Deterensi ke Ofensif

  • Gharibabadi: AS Gagal di Perang, Kini Sebut Kegagalan Berikutnya 'Perang Ekonomi'

  • Juru Bicara IRGC: Dalam Perang Baru, Iran Akan Gunakan Senjata yang Lebih Destruktif

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss