-
Afghanistan Tambah Kacau, Rusia Minta AS Bertanggung Jawab
Sep 17, 2016 08:01Pemerintah Rusia mengatakan bahwa Amerika Serikat dan NATO harus bertanggung jawab karena situasi keamanan di Afghanistan semakin runyam.
-
Manuver Militer SCO 2016
Sep 15, 2016 14:40Manufer militer negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) bersandi Peace Mission 2016, dimulai pada Kamis 15 September 2016 di Kyrgyzstan. Hadir dalam manuver ini, pasukan militer Cina, Kyrgyzstan, Kazakhstan, Tajikistan dan Rusia.
-
Gencatan Senjata di Suriah Diperpanjang
Sep 15, 2016 07:44Amerika Serikat dan Rusia sepakat bahwa gencatan senjata di Suriah yang dimulai pada Senin malam harus diperpanjang selama 48 jam.
-
Rusia dan India akan Gelar Latihan Militer Bersama
Sep 15, 2016 07:00Rusia dan India akan melakukan latihan militer bersama di Timur Jauh Rusia pada akhir September sampai awal Oktober 2016.
-
Rusia dan Iran Desak Dialog Intra Suriah Dimulai kembali
Sep 15, 2016 06:15Rusia dan Iran menyerukan pemantauan gencatan senjata di Suriah dan segera menggelar kembali perundingan intra-Suriah di Jenewa.
-
Digempur Jet Tempur Rusia, 250 Teroris Daesh Tewas
Sep 15, 2016 00:42Ratusan anggota kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) dilaporkan tewas setelah jet-jet tempur Rusia membombardir posisi mereka di Tadmor, Suriah.
-
Rusia Kritik Pendekatan AS Mengenai Suriah
Sep 15, 2016 00:40Menteri Luar Negeri Rusia mengkritik pendekatan Amerika Serikat terkait krisis Suriah.
-
Rusia: Milisi Bersenjata di Suriah Langgar Gencatan Senjata
Sep 15, 2016 00:38Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia mengabarkan kegagalan serangan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) ke Tadmor (Palmyra) dan mengumumkan bahwa kelompok-kelompok bersenjata di Suriah telah melakukan pelanggaran gencatan senjata sebanyak 60 kali
-
Wakil Menlu Iran dan Rusia Bicarakan Krisis di Kawasan
Sep 14, 2016 23:18Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran untuk Urusan Arab dan Afrika bertemu dengan mitranya dari Rusia dan membicarakan situasi di kawasan khususnya Suriah, Bahrain, Yaman, Libya dan Irak.
-
Dinas Intelijen AS Cemaskan Keamanan Pilpres Negara itu
Sep 14, 2016 15:21Pejabat dinas intelijen Amerika Serikat mencemaskan keamanan pemilu presiden mendatang negara itu.