-
Dua Atase Militer Turki di Yunani Dikabarkan Hilang
Aug 11, 2016 13:42Dua Atase Militer dari Angkatan Darat dan Angkatan Udara Turki bersama keluarga mereka dikabarkan hilang di Athena, Yunani.
-
Rusia-Turki Sepakat Bentuk Komite Bersama Soal Suriah
Aug 11, 2016 12:02Juru Bicara Presiden Turki mengabarkan kesepakatan Ankara dan Moskow untuk membentuk komite bersama terkait Suriah.
-
Eropa: Kerjasama Rusia-Turki, Urgen untuk Selesaikan Krisis Suriah
Aug 11, 2016 12:01Juru Bicara Komisi Eropa mengatakan, pertemuan Vladimir Putin, Presiden Rusia dengan Recep tayyip Erdogan, sejawatnya dari Turki memilki urgensitas khusus untuk menyelesaikan krisis Suriah.
-
Ketegangan Turki dan Barat
Aug 11, 2016 11:31Menteri Urusan Hubungan Parlemen Perancis, Jean Marie Le Guen berbicara tentang proses keanggotaan Turki di Uni Eropa dan menilai perilaku Ankara jauh dari standar-standar Eropa.
-
Perwira Militer AL Turki Minta Suaka Politik ke Amerika
Aug 10, 2016 12:34Seorang perwira militer senior Angkatan Laut Turki yang bertugas di pangkalan Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO di Virginia, Amerika Serikat, menolak kembali ke negaranya dan meminta suaka politik ke Amerika.
-
Tentara-tentara Turki yang Lari Diduga akan Menyerang Balik
Aug 10, 2016 12:34Deputi Perdana Menteri Turki memperingatkan kemungkinan serangan para tentara negara itu yang sebelumnya dilaporkan melarikan diri.
-
Turki Tandatangani Kesepakatan 400 Juta Dolar dengan Rusia
Aug 10, 2016 12:33Media-media Turki mengabarkan kesepakatan senilai 400 juta dolar antara Turki dan Rusia.
-
Temui Putin, Erdogan Akhirnya Bertolak ke Rusia
Aug 09, 2016 14:31Presiden Turki untuk pertama kalinya pasca kudeta militer gagal di negara itu, yang diduga dilakukan oleh jaringan Fethullah Gulen, bertolak ke Rusia.
-
Ketika Erdogan Kecewa pada Sekutu
Aug 09, 2016 14:20Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan kekecewaan karena ia merasa kunjungan Menteri Luar Negeri AS John Kerry ke Ankara sudah terlambat. Ia mengaku kecewa karena perjalanan itu dilakukan 45 hari setelah kudeta di Turki.
-
Turki Klaim Patuhi Prinsip Demokrasi dalam Memerangi Oposisi
Aug 09, 2016 12:07Menteri Luar Negeri Turki mengatakan, upaya Ankara dalam memerangi kubu oposisi negara ini, baik di dalam maupun di luar negeri, dilakukan atas prinsip demokrasi.