Kanani: Iran Pengibar Bendera Perlawanan Global Tumpas Sindikat Narkoba Internasional
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan komitmen kuat Republik Islam Iran untuk menghadapi ancaman global narkoba.
Tehran, Parstoday-Majelis Umum PBB menetapkan tanggal 26 Juni sebagai Hari Narkoba Sedunia.
Tujuan dari penetapan ini untuk mengungkapkan tekad politik bangsa-bangsa dalam memerangi fenomena getir peredaran narkoba, mengendalikannya dan melaksanakan langkah-langkah internasional dalam memerangi perdagangan narkoba di tingkat internasional.
Nasser Kanani Chafi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran di jejaring sosial X, pada Hari Anti Narkoba Sedunia mengatakan, "Republik Islam Iran, sebagai pengibar bendera perjuangan global melawan sindikat narkoba di dunia, kembali menunjukkan tekadnya dalam menghadapi ancaman global ini,".
Juru bicara dinas diplomatik Iran menambahkan bahwa kerja sama erat Iran dengan Kantor PBB Urusan Narkoba dan Kejahatan (UNODC) yang mempersembahkan ribuan syuhada dan menghabiskan banyak biaya material dan spiritual serta volume penemuan narkoba di wilayah geografis berbahaya ini, menunjukkan itikad kuat untuk melawan ancaman global ini.
"Dalam situasi dimana kerja sama organisasi internasional dengan Iran dalam pemberantasan narkotika sangat minim, dan sanksi yang kejam serta tindakan koersif unilateral juga menjadi kendala dalam pemberantasan fenomena mengerikan ini, Republik Islam Iran berupaya membangun hari esok yang lebih baik dan lebih aman bagi semua orang dengan memerangi narkoba," tegasnya.
Meskipun menghadapi sanksi, Republik Islam Iran memiliki jumlah penyitaan narkoba tertinggi di dunia dengan menyita lebih dari 1.000 ton narkotika per tahun, dan sebagai garda depan dalam pemberantasan perdagangan narkotika di dunia lebih dari 12 ton , dan seribu syuhada.
PBB telah menyebut Iran sebagai pengibar bendera dalam perang melawan narkoba.(PH)